DPRD KALSEL : BWS Lambat, Sungai Martapura Makin Parah

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 21:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​SuarIndonesia – Kondisi Sungai Martapura yang kian memprihatinkan akibat kerusakan lingkungan dan bencana alam mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dalam kunjungan reses ke Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Anggota DPRD Fraksi NasDem, Ahmad Sarwani S.Sos, secara terbuka mengkritik kinerja Balai Wilayah Sungai (BWS) yang dinilai belum optimal dalam menangani masalah krusial di sungai yang menjadi urat nadi ekologi dan ekonomi Kalsel.

​Kunjungan dilakukan pada Sabtu (4/10/2025) tersebut meninjau langsung dampak parah longsor dan banjir besar 2021 yang merusak rumah-rumah warga di bantaran sungai, khususnya di Desa Sungai Langsat, Sungai Raya, Bawahan Seberang, Bawahan Selan, hingga Desa Tanah Abang.​Sarwani menemukan fakta bahwa beberapa titik longsor yang parah hingga kini belum tertangani secara maksimal.

Dirinya menyoroti kondisi sungai yang disebutnya memprihatinkan.

Banyak rumah warga runtuh, terjadi pendangkalan masif, pencemaran sampah, dan pertumbuhan eceng gondok yang mengganggu aliran air.

Baca Juga :   TARGETKAN Kolaborasi Kuat Demi Kota Banjarmasin Aman dan Religius

​“Kondisi sungai kita kian memprihatinkan. Balai Sungai seharusnya hadir lebih kuat dalam penanganan,” ujar Sarwani, menegaskan bahwa peran BWS dalam menjaga fungsi Sungai Martapura masih di bawah harapan.

​Permasalahan ini bukan hanya ancaman lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu masalah kesehatan dan menurunkan produktivitas ekonomi masyarakat.

Sarwani mendesak BWS untuk mengambil langkah nyata dan tidak hanya menunggu.

Dirinya juga menekankan perlunya normalisasi sungai, pengelolaan sampah terpadu, serta kolaborasi serius antara BWS dan pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi sungai dan kebersihan air. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01