Diusulkan 1.900 Tambahan PNS Baru untuk di Pemprov Kalsel

- Penulis

Senin, 24 Juni 2019 - 01:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suarindonesia – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel sudah menyiapkan dan melakukan perhitungan kebutuhan pegawai.  Berdasarkan perhitungan, pemprov membutuhkan penambahan sedikitnya 1.900 pegawai baru.

Hal ini dibenarkan Kepala BKD Kalsel,  Perkasa Alam, Minggu (23/6).

Perhitungan, berdasarkan jumlah PNS yang pensiun sejak tahun 2012 sampai dengan sekarang.

“Tahun kemarin kita dapat tambahan 300 orang, jika dihitung penambaham 300 dan jumlah pensiun swjak moratorium pengangkatan PNS pada 2012 maka kebutuhannya kurang lebih 1.900 orang,”  jelas Perkasa.

Perkasa mengatakan, setiap tahun rata-rata terdapat 250 PNS yang pensiun.  Meski demikiam pemprov tidak bisa berharap lebih, sebab penentuan jumlah formasi kewenangan pemerintah pusat.

Tahun lalu, dari usulan awal 1.600 orang yang disetujui hanya 328.

“Kami berharap tahun ini diberikan lebih banyak formasi oleh pemerintah pusat.  Memang kemungkinan formasinya kurang lebih tahun kemarin, tapi mudah-mudahan diberikan lebih,” bebernya seraya menambahkan pihaknya juga mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Seperti diketahui pada bulan April silam, 300 PNS baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

300 itu terpilih dari total pelamar 7.916. Sejatinya, pemprov diberikan 328 formasi.

Baca Juga :   PEMALAK Ojek Online Ditangkap Polisi

Dari jumlah formasi yang ada, 28 dinyatakan kosong alias tidak terisi.

Dengan demikian hanya 300 orang yang menerima SK CPNS yang diserahkan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.

300 PNS baru terdiri dari 202 tenaga guru, 33 tenaga kesehatan dan 65 staf teknis yang tersebar mengisi 23 organisasi perangkat daerah lingkup pemprov.

Kekosongan 28 formasi terjadi karena beberapa hal. Sebagaimana dijelaskan Perkasa Alam,  terjadi kekosongan karena tidak ada pelamar dan juga sebagian dikarenakan yang dinyatakan lulus tidak mengikuti tahapan tes.

Dikatakan, untuk mengisi kekosongan itu pihanya sempat berusaha menutupi dengan mengajukan permohonan ke panitia CPNS pusat.

Pemprov mengajukan permohonan pengisian dokter spesialis dari pelamar dokter umum, dengan catatan akan menyekolahkan dokter umum menjadi dokter spesialis. Usulan kedua dicarikan dokter spesialis dari pelamar luar Kalsel.

Namun usulan surat itu rupanya tidak diamini Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) sehingga tak ada penambahan lagi. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla
LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar
GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia
DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas
CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Jumat, 24 April 2026 - 13:58

LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45

GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Jumat, 24 April 2026 - 13:27

DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas

Kamis, 23 April 2026 - 22:48

CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Kamis, 23 April 2026 - 21:47

PERISTIWA TEWASNYA NENEK Diungkap Polisi Kronologi Kecelakaan

Berita Terbaru

Jemaah calon haji saat berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalsel, untuk keberangkatan kloter pertama pada Jumat (24/4/2026) dini hari. (Foto: Antara/Firman)

Bisnis

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:44

Iffa Rosita, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. (Foto: Humas OIKN)

Politik

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:37

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca