DIUNGKAP Sindikat Penggelapan Motor Berpura Meminjam

SuarIndonesia – Jajaran Satuan Reskrim Polresta berhasil mengungkap sindikat penggelapan sepeda motor dengan modus berpura pura meminjam.

Dalam konferensi pers yang disampaikan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo didampangi Kasat Reskrim, Kompol Thomas Afrian, Senin (18/7/2022). berhasil mengamankan 2 orang tersangka, dengan 7 unit sepeda motor sebagai barang bukti.

Adapun dua tersangka tersebut adalah IG (23), warga Jalan Pematang, Komplek Pematang Indah Permai, Blok D, Desa Pematang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Ia, menjadi aktor utama dalam kasus tersebut, dan diamankan di Desa Kurau, Kabupaten Tanah Laut.

Sementara itu, satu tersangka lainnya adalah MR (42), warga jalan Swadaya, Rt. 12, Desa Kurau, yang menjadi penadah dalam kasus tersebut, dan diamankan pada Selasa (7/6/2022) silam.

“Saat itu korban diiming-imingi dengan pekerjaan, kemudian motornya dipinjam dengan alasan ingin membeli rokok, namun pelakunya tidak kunjung kembali,” jelas Sabana.

Dimana, korban dan pelaku saling kenal dan bertemu di jalan A Yani, Km. 5, tepatnya didepan Showroom Anugerah, Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Timur, Jumat (6/5/2022) silam.

Merasa tidak kunjung kembali, sepeda motor yang dipinjam tersangka, korban pun melaporkan hal tersebut ke Mapolresta Banjarmasin dan langsung ditindak lanjuti oleh petugas.

Setelah dilakukannya penyelidikan, akhirnya tersangka bersama penadah termasuk barang bukti berhasil ditemukan di Desa Kurau, dan langsung diamankan.

“Ternyata di Kurau ditemukan lagi beberapa sepeda motor lagi, yang diduga kuat merupakan hasil tindak pidana kejahatan dan Saat dilakukan pengecekan, semua kendaraan tersebut, tidak ada surat menyuratnya,” kata Kapolresta.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap nomor mesin dan juga nomor rangka terhadap kendaraan-kendaraan tersebut.

Kuat dugaan tersangka sudah melakukan hal tersebut beberapa kali di kota Banjarmasin dan sekitarnya, sebelum berhasil diamankan oleh petugas.

“Jadi dari 1 motor pertama, petugas juga berhasil memgamankan 6 motor lagi, yang belum sempat terjual. namun juga ada yang sempat terjual,” ujar Sabana.

Sementara untuk kendaraan yang sudah sempat terjual itu, dijual seharga Rp 4 , terhadap si penadah yaitu MR.

Untuk kasus lainnya, dari kendaaran yang berhasil diamankan tersebut, juga ditemukan dibeberapa polsek yang ada di Kota Banjarmasin, dan juga Polsek di Kabupaten Banjar.

“Kalau untuk total korbannya, masih kita pelajari dari kasus kehilangan yang sesuai dengan kendaraan yang sudah kita amankan, karena saat ini sudah kita temukan 5 TKP, yang merupakan tempat kendaraan tersebut hilang,” pungkasnya.

Untuk kedua pelaku tersebut, diganjar dengan pasal 362, pasal 372, dan pasal 480 KUHPidana, dengan ancaman penjara maksimal 5 Tahun penjara.(YI)

 91 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!