SuarIndonesia – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel sudah menggelar Kick Off Meeting tahunan kelompok kerja perumahan, permukiman, air minum, dan sanitasi Tahun 2022, pada 30 Maret lalu.
Kelompok kerja tersebut bertugas meningkatkan capaian pengembangan kawasan kumuh, peningkatan akses air minum dan akses air limbah,
“Target yang ditetapkan pada RPJMN 2020-2024 tersedianya 100% akses air minum layak (termasuk 15% akses air minum aman), 90% akses sanitasi layak (air limbah domestik, termasuk 15% akses aman), 0% rumah tangga yang mempraktikkan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tempat terbuka, 100% rumah tangga di perkotaan terlayani pengelolaan sampah, dan 70% rumah tangga menempati rumah layak huni dan terjangkau,” kata Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kalsel, Syaiful Azhari.
Disebutnya, keberadaan pokja bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan menjamin adanya sinergi pembangunan lintas sektor dan pelaku, baik horizontal maupun vertikal yang berkelanjutan.
“Pokja AMPL Provinsi yang sekarang di gabung menjadi Pokja PKP diharapkan memiliki kecakapan, kemampuan dan keaktifan dalam mengakselerasi berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pengembangan pembangunan air minum, sanitasi maupun perumahan dan permukiman,” ujarnya.
Ia juga menyebut keberadaan Pokja di tingkat provinsi sangat strategis sebagai wadah penguatan koordinasi, sinkronisasi, dan kolaborasi antar stakeholder, terutama dalam membina dan memfasilitasi pemerintah kabupaten/kota.
“Diperlukan kesamaan visi dan tujuan lintas sektor maupun mitra dan swasta dalam mengawal pembangunan di daerah dan melaksanakan pembangunan bidang perumahan, permukiman, air minum dan sanitasi yang sinergis dan kolaboratif,” ungkapnya.(adv/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















