DISOROT Program Pembangunan Daerah Berbasis Tranformasi Digital dan Efisiensi Layanan

- Penulis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 02:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Diikuti OPD lingkup pemerintah Provinsi Kalsel serta Dinas Kominfo Kab/kota se Kalsel, Selasa (29/10/2024).

Rakerda bertajuk Transformasi Digital Menuju Kalsel Babussalam dan Mewujudkan Indonesia Emas tersebut berlangsung selama 3 hari ke depan. Pertemuan itu juga dirangkai dengan evaluasi pengelolaan kanal aduan SP4N-Lapor di masing-masing instansi.

Menghadirkan Ariadi Noor (Kepala Bappeda), Galuh Tantri Narindra (Kepala Biro Organisasi Setda) Martin Wibisono (Kepala BPS), Hadi Rahman (Kawil Ombudsman RI) Provinsi Kalsel selaku narasumber.

Momentum rakerda kali ini, secara garis besar berfokus pada pembahasan arah kebijakan transformasi digital mengacu pada RPJPD 2025-20245 dan RPJMD Provinsi Kalsel, Integrasi data sektoral berkualitas dalam pengelolaan portal Satu Data Indonesia, serta penguatan layanan aduan masyarakat maupun pelayanan publik yang responsif, cepat dan tuntas.

Ditekankan Kadis Kominfo Provinsi Kalimantan Selatan, M. Muslim dengan sejumlah topik pembahasan yang dikaji, diharapkan dapat memperkuat sinergitas dan kolaborasi antar 13 Kabupaten/kota.

“Respon pemerintah harus cepat di semua level, baik provinsi maupun kabupaten/kota, sehingga keluhan masyarakat bisa ditangani dengan lebih baik,” ujarnya.

Sejalan dengan hal itu, tak kalah penting, ia mengingatkan soal Moratorium (penangguhan) aplikasi yang kini mesti dikebut agar efisiensi tata kelola pelayanan menyambut transformasi digital itu bisa dicapai.

“Sesuai arah kebijakan pusat, memang dengan banyaknya aplikasi yang jumlahnya mencapai puluhan ribu ini menjadi masalah yang perlu ditata ulang,” terangnya lagi.

“Artinya aplikasi tambahan tetap diperbolehkan, namun harus terintegrasi dengan sistem yang ada,” tandasnya.

Baca Juga :   BELASAN TARUNA Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel, Tanamkan Disiplin dan Bela Negara

Di sisi lain, Kepala Diskominfotik Banjarmasin, Windiasti Kartika, ST, MT yang pada kesempatan itu turut andil menjadi narasumber dalam topik pengelolaan SPBE 4.0.

Hal ini tentu tak lepas dari keberhasilan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemko Banjarmasin yang tahun demi tahun terus mengalami peningkatan pesat.

Windi juga menyambut baik pelaksanaan rakerda yang digagas Diskominfo Kalsel.

Menurutnya, untuk mencapai keterpaduan layanan digital nasional, memang sudah sepatutnya diperlukan arsitektur SPBE yang terintegrasi untuk menunjang transformasi digital

“Artinya bagaimana kami merancang domain, komponen serta indikator-indikator lainnya yang mendukung arsitektur SPBE, ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau pengguna layanan,” jelas Windi.

Ia berharap, keberhasilan Banjarmasin dalam mendorong indeks SPBE, ini dapat menjadi contoh bagi Kabupaten/kota lainnya.

Diketahui, program pemerintah pusat untuk mendorong terciptanya transformasi digital yang efektif dan berkesinambungan itu dikemas dalam 9 layanan SPBE prioritas meliputi: Layanan Kesehatan, Pendidikan, Layanan Bantuan Sosial, Layanan Administrasi berbasis Kependudukan, Layanan Transaksi Keuangan Negara Terpadu, Satu Data Indonesia, Integrasi portal service, Layanan Aparatur serta SIM online.(*/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMBANGGAKAN Sari Patin Kayu Tangi Juara Terbaik 1 Patuh Pajak Selama 4 Tahun Berturut-turut
AHLI ULM Beberkan Dampak Teknis Pemadaman Listrik Kalselteng di  PTUN Banjarmasin
MENGHARGAI Nilai-nilai Luhur Budaya, Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari di Kalsel
KEMENHUB DESAK ASURANSI P&I Tunjuk Mitra Lokal Angkat Bangkai KM Virgo Transport 8
BASARNAS TUTUP OPERASI SAR KM Virgo, 53 Korban Masih Belum Ditemukan
DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”
AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas
DORONG Titian Jalan dan Wisata Kerbau Rawa, Ketua DPRD Kalsel Serap Aspirasi Warga Paminggir

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21

KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus

Kamis, 5 November 2026 - 21:46

SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi

Kamis, 5 November 2026 - 21:33

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 November 2026 - 20:20

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 19:35

TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 5 November 2026 - 15:52

UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng

Berita Terbaru

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Suhermanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus penyadapan Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (5/11/2026) malam. (CNN Indonesia TV)

Headline

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:33