DISIAPKAN Rp6 Miliar untuk Penanganan Bencana di Banjarmasin

- Penulis

Selasa, 23 November 2021 - 01:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Status Siaga Darurat Bencana Alam berupa banjir, angin puting beliung dan air pasang di Kota Banjarmasin sudah resmi ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Bahkan, anggaran untuk penanganan bencana pun juga sudah siap digelontorkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Fahrurraji membeberkan, anggaran penanganan bencana banjir tersebut sudah disediakan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin sebesar Rp6 miliar.

Menurutnya, anggaran tersebut hanya bisa dicairkan jika kondisi banjir di Banjarmasin sudah memasuki status Tanggap Darurat Bencana.

“Untuk tahap awal di siapkan dana Rp6 Miliar dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT),” ucapnya saat ditemui awak media usai menjalani apel gabungan siaga darurat bencana, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja, Senin (22/11/2021).

Ia menambahkan, jika anggaran yang sudah disiapkan tersebut masih belum cukup dalam penanggulangan bencana, maka Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bakal melakukan untuk menutupi kekurangannya

“Jika tidak cukup akan langkah lain. Seperti melakukan refocusing anggaran,” ujarnya.

Baca Juga :

ANTISIPASI Bencana dan Lakukan Pemetaan Sejumlah Titik Dianggap Rawan di Banjarmasin

Dijelaskannya, dana miliaran rupiah tersebut nantinya akan digunakan untuk kebutuhan yang mendesak seperti penyediaan sembako, obat-obatan, dan penanganan pengungsi di tempat-tempat penampungan.

“Hal-hal itu yang paling penting. Tapi dana Itu turun kalau sudah terjadi bencana,” tekannya.

Di sisi lain, Ia mengakui bahwa memang sudah ada ancaman terjadinya bencana di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini.

Terlebih beberapa daerah sudah terjadi bencana bencana. Seperti banjir yang sekarang terjadi di Hulu Sungai Tengah (HST), Tabalong dan Hulu Sungai Selatan (HSS).

Baca Juga :   PLN Kerja Tanpa Henti Kembalikan Keadaan Kelistrikan Kalselteng

“Di tempat kita ada beberapa wilayah juga tergenang. Seperti di wilayah Banjarmasin Timur dan Barat. Tapi tidak berlangsung lama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa sudah mendirikan posko induk siaga darurat bencana yang isinya terdiri dari beberapa unsur.

“Kita juga bentuk posko di setiap kecamatan untuk menerima informasi dan menginformasikan kondisi wilayah masing-masing,” pungkasnya.

 

DISIAPKAN Rp6 Miliar untuk Penanganan Bencana di Banjarmasin (2)

 

Sebelumnya diketahui, tertanggal 18 November 2021 lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin sendiri resmi menetapkan status siaga darurat banjir, angin puting beliung dan air pasang atau banjir rob.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1007/Banjarmasin, Kolonel Infanteri Oki Andriansyah Adiwirya menekankan, bahwa saat ini yang perlu dijalankan kepada masyarakat adalah sosialisasi, edukasi dan aksi.

“Seperti kita ketahui, Banjarmasin sekarang sudah berstatus Siaga Darurat. Jadi jangan menunggu bencana dulu baru kita berbuat agar tak terjadi,” tegasnya.

Karena itu, ia berharap agar setiap lapisan masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungannya, terutama tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari kita gotong royong, kerja bakti untuk membersihkan selokan yang tersumbat,”ucapnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca