DILUNCURKAN Aplikasi Si Bekantan untuk Cegah Korupsi Pengadaan

- Penulis

Selasa, 16 November 2021 - 23:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemprov Kalsel meluncurkan Si Bekantan (Sistem Informasi Belanja Kantor Kalimantan Selatan), salah satu aplikasi untuk mencegah korupsi.

Si Bekantan adalah Aplikasi Bela (Belanja Langsung) Pengadaan untuk meningkatkan transparasi, akuntabilitas pengadaan barang dan jasa, memberdayakan UMKM, sekaligus mencegah korupsi melalui aplikasi.

Peluncuran tersebut dilaksanakan pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) 2021 di Gedung Idham Chalid, Banjarabaru, Selasa (16/11/2021).

Kasatgas Direktorat Wilayah III Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Uding Juharudin, mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemprov Kalsel untuk mencegah korupsi di sektor pengadaan barang jasa.
Menurutnya, di Indonesia data tindak pidana korupsi dari sisi pengadaan barang dan jasa masih di papan atas.

Dirinya juga mendorong Kabupaten Kota untuk mencontoh Pemprov Kalsel dalam hal tata kelola pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga :   DEBAT Pamungkas Pilwali Banjarmasin, Adu Gagasan Pengentasan Kemiskinan dan Digitalisasi Paling Canggih

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Syaiful Azhari, mengatakan saat ini sistem pengadaan barang jasa milik Pemprov Kalsel sudah jauh lebih baik karena didukung sistem elektronik sehingga lebih cepat, lebih transparan, dan akuntabel.

“Pengadaan barang jasa dibutuhkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.

Hampir seluruh kegiatan pemerintah melibatkan pengadaan barang jasa. Upaya membangun infrastruktur, membangun pendidikan, membangun sektor kesehatan, meningkatkan pelayanan dan sektor-sektor lainnya semuanya akan bersentuhan dengan pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin
PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru
TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) saat diwawancarai di Samarinda, Senin (6/4/2026). (Antara/A Rifandi)

Kaltim

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 Apr 2026 - 21:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca