DIKELUHKAN Pembangunan Bendungan, khawatir Jebol Kembali

- Penulis

Senin, 25 September 2023 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sebagian masyarakat Desa Kiram Kecamatan Karang Intan RT.003 mengeluhkan pembangunan bendungan di desanya, dikarenakan khawatir akan bencana jebolnya bendungan yang menghanyutkan rumah penduduk terulang kembali.

Menelisik permasalahan tersebut yakni masyarakat Kiram menghawatirkan akan pembangunan bendungan yang berdampak buruk yang mana sudah terjadi pada bencana banjir bandang tahun 2021 silam yang menghanyutkan sekitar 10 buah rumah warga dan membuat sekitar 30 KK mengungsi.

Bendungan tersebut dibangun di atas lahan perbatasan antara Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut dan menurut pemdes Kiram lahan tersebut masih sengketa batas wilayah.

Dalam pembangunan bendungan ini akan digunakan untuk kolam ikan baik itu pembibitan maupun pembesaran dan nanti akan ditingkatkan menjadi objek wisata.

Menurut Usuf masyarakat setempat, bahwa seluruh masyarakat RT.003 Kiram menolak pembangunan bendungan tersebut ataupun hal-hal yang membuat terhambatnya arus air.

“Bahwa bendungan tersebut tidak aman dikarenakan dibangun hanya dengan tanah yang diuruk, tidak ditopang pondasi yang kuat, untuk itulah bila musim hujan dikhawatirkan akan jebol dan mengulang bencana 2 tahun yang lalu,” terang Usuf.

Baca Juga :   BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Sementara dari pihak perusahaan Narwoko, menurutnya bahwa pembangunan bendungan ini sudah sesuai untuk menahan debit air, walaupun di musim hujan dan bendungan ini sudah ditinggikan sekitar 2,5 meter dari bangunan asal.

“Semoga masyarakat untuk melihat hasil positifnya dari pembangunan bendungan ini,” harapnya.

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Pemdes Kiram telah melaksanakan rembuk bersama untuk menemukan solusi dalam permasalahan ini yang dilaksanakan di kantor desa setempat, Senin (25/9/2023).

Kegiatan ini turut dihadiri camat Karang Intan dan kasi, pihak TNI/Polri, pihak perusahaan yang terlibat, Pemdes Kiram, BPD serta tokoh masyarakat dan warga desa Kiram setempat. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56