DIKABARKAN Beda Hasil Tes PCR, Begini Penjelasan Kepala Labkes Provinsi Kalsel

- Penulis

Jumat, 20 Agustus 2021 - 17:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Beredar kabar beberapa kasus terdapat perbedaan hasil tes PCR di Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Kalsel dengan rumah sakit swasta lainnya.

Bahkan, perbedaan hasil tes yang dilaksanakan di hari yang sama.

Disebutkan Kepala Labkes Provinsi Kalsel, Susi Hermina, proses tes PCR dari pengambilan sampel sampai hasil keluar sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Ia juga menyatakan tes PCR di instansi yang ia pimpin sudah beberapa kali diuji dan sesuai standar.

Ia mengakui bisa saja hasil tes berbeda karena perbedaan reagen yang dipakai.

Rumusan penetapan hasil juga berbeda akibat perbedaan reagen yang digunakan.

Ia menjelaskan ada reagen dengan nilai CT maksimal 40 termasuk kategori positif, namun ada juga nilai CT maksimal 38 yang positif.

CT di atas 38 dikatakan negatif, sedangkan reagen yang lain CT di atas 40 baru negatif.

Ia menambahkan, reagen yang digunakan Labkes nilai CT nya 40

“Ada juga sampel diambil orang terus dikirim ke tempat kami, jika demikian maka data analitiknya bukan tanggung jawab kami.

Jika sampel diambil di tempat kami dan diproses sini maka data analitiknya tanggung jawab kami. Banyak kok klinik yang ambil sampel terus dikirim ke tempat kami,” tuturnya.

Baca Juga :   DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Ia memastikan hasil tes yang dikeluarkan pihaknya sesuai dengan kondisi riil sampel yang dibaca oleh mesin.

Diakuinya memang jika CT 33 ke atas meskipun masih positif namun sudah memasuki masa penyembuhan.

“Ada yang kami periksa CT 14. CT di bawah 20 virus masih kuat-kuatnya belum menuju penyembuhan,” ujarnya.

Terkait tarif tes, Labkes Provinsi Kalsel mulai memberlakukan penyesuaian tarif tes PCR.

Sebelumnya, untuk sekali Tes PCR umum Rp 900 ribu. Sejak Jumat (20/8) tarif disesuaikan menjadi Rp 525 ribu.

Tarif tersebut hanya untuk masyarakat umum, sedangkan bagi kepentingan tracing kontak positif Covid-19 tidak dipungut biaya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18