DIINGATKAN Kapolda Kalsel dan Danrem 101/Ant Kepada Masyarakat Jika Adanya Tim Gabungan yang Bergerak

- Penulis

Senin, 26 Juli 2021 - 18:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Diingatkan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto dan Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah kepada masyarakat jika nanti adanya Tim Gabungan yang Bergerak.

Ini berkaitan resminya menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 4 dan Level 3 di wilayah sejak Senin (26/7/2021) hingga Minggu (8/8/2021).

Kebijakan ini didasarkan pada Inmendagri Nomor 25 Tahun 2021 Tentang Penetapan PPKM Untuk Wilayah di Luar Jawa-Bali.

Kapolda Kalsel, mengatakan, selain pengetatan pintu masuk perbatasan Provinsi Kalsel dengan dua Provinsi tetangga yaitu Kaltim dan Kalteng, penguatan operasi yustisi juga dilakukan selama PPKM Level 4 dan Level 3 berlangsung.

“Saya sudah sampaikan dan perintahkan Kapolres Jajaran dan Direktur Operasional di Polda Kalsel untuk ambil langkah langkah yang disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah pusat maupun daerah,” kata Kapolda.

Pembatasan mobilitas antar kabupaten/kota khususnya daerah aglomerasi di Kalsel yaitu Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar kata dia diberlakukan dengan penyekatan yustisi.

“Artinya dihentikan ditanyakan mau kemana, kepentingan apa, apakah pakai masker atau tidak. Sifatnya humanis, tetap ditekankan dengan imbauan,” kata Kapolda.

Personel Polri dibantu personel TNI dan aparat Pemda juga akan aktif melakukan patroli yustisi tak hanya ke lokasi-lokasi keramaian di pinggir-pinggir jalan besar, tapi juga ke pelosok perkampungan warga jika ada potensi kerumunan terjadi.

“Tidak dibubarkan, tapi diberikan pemberitahuan agar tidak membuat kerumunan,” ungkap Kapolda.

Meski demikian, petugas juga kata dia akan dilengkapi alat swab rapid test antigen selama berpatroli yustisi.

Baca Juga :   TRUK TRAILER "Si Ular Besi" Macetkan Arus di Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti

Sehingga, bagi masyarakat yang sulit diingatkan, petugas bisa langsung melakukan swab rapid test antigen di tempat.

Tindakan atau sanksi yang diterapkan dalam operasi yustisi kata Kapolda disesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah di masing-masing wilayah.

Sementara Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah mengatakan, Korem 101/Antasari mendukung penuh instruksi Mendagri tersebut diimplementasikan di wilayah Kalsel.

Khususnya di wilayah yang menerapkan PPKM Level IV, Ia sudah menginstruksikan kepada Dandim terkait untuk segera berkoordinasi baik dengan Wali Kota, Kapolres maupun Forkopimda lainnya terkait penerapan PPKM.

“Jadi nanti jika ada tim gabungan yang bergerak di lapangan baik Babinsa, Bhabinkamtibmas dan satgas Covid-19.

Kehadiran kami dalam rangka penegakan aturan dan mengimbau masyarakat agar tertib mentaati aturan sehingga terhindar dari Covid-19.

Kami siap melaksanakan, kami mohon masyarakat agar mematuhi imbauan bersama, karena intinya keinginan kita menekan angka penyebaran dan yang terpapar bisa tertangani dengan baik,” pungkas Danrem.(ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca