Digiring ke Kejati, Kemudian Dilimpahkan ke Kajari Banjarmasin

Digiring ke Kejati, Kemudian Dilimpahkan ke Kajari Banjarmasin

Suarindonesia– Dari kompolatan itu, semua pada tahap II.“ ya, kita serahkan tersangka bersama barang bukti.

Dan selanjutnya penahanan wewenang pihak kejaksaan,’’ ujar salah satu anggota.

Sejumlah perwira di Dit Reskrimsus, ketika dikonfirmasi tak menapik tentang tahap II berkas kasus tangkapan BBM itu.

Ketika itu, semua tersangka, setelah diperiksa kesehatannya, dibawa ke Kejati Kalsel, dan diteliti berkasnya oleh pihak jaksa setempat.

Kemudian, digiring lagi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin dan dilakukan hal sama hingga semuanya ditahan kembali pihak Kejari.

Untuk selanjutnya sambil menunggu kasusnya itu disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

Sebelumnya Direktur Reskrimus Polda Kalel, Kombes Pol Rizal Irawan, kepada awak media, mengatakan, semua yang ditahan, sebagian karyawan gudang, dua orang pemilik pangkalan, sopir yang melangsir dan karyawan SPBU.

Diketahui sebelumnya pula, dari kasus penggerebekan beberapa gudang penampungan BBM jenis solar bersubsidi, Minggu dinihari (16/12), ternyata disebut terlibat lima SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) yang ada Kalsel.

Dari permaian BBM ini sendiri ada tiga kelompok pengusaha, yang modusnya masing-masing berkaitan dengan lima buah SPBU tersebut sebagai sumbernya.

Untuk barang bukti dari penggerebekan di gudang penampungan diketahui milik PT ASE, di Berangas Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola) disita uang Rp135 juta dengan BBM 61 ribu liter.

Dan gudang yang ada di Sungai Tabuk uang disita Rp109 juta dan BBM 6 ribu liter.

Modus dari pelaku, pelangsir itu memodif truk dengan di dalamnya ada tangki isi kisaran 4000 hingga 5000 ton.

Si penimbun datang ke SPBU- SPBU tersebut, yang biasanya tengah malam dan mengisi ke tangi yang dimodifikasi serta dibawa kepenampungan.

Ada tujuh buah truk bak kayu bermodif dan lima unit truk tangki BBB milik PT ASE yang diamankan. (ZI)

 275 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: