DICABUT Status Siaga Darurat Banjir di Banjarmasin

- Penulis

Selasa, 12 April 2022 - 23:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Status Siaga Darurat Banjir ternyata sudah hampir sebulan dicabut oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, status kebencanaan di kota dengan julukan Kota Seribu Sungai itu sudah dicabut per 17 Maret 2022 yang lalu.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil dari hasil pengamatan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin kondisi di lapangan yang disampaikan ke dirinya.

“Sesuai dengan surat BPBD Kota Banjarmasin, status Siaga Darurat Banjir sudah kita cabut per tanggal 17 Maret 2020 yang lalu. Dan tidak kita perpanjang,” ucapnya saat ditemui awak media di Balai Kota, Selasa (12/04/2022).

Selain mengakhiri masa kebencanaan di Banjarmasin, Ibnu menjelaskan bahwa pencabutan status ini juga berarti masa tugas Satgas Normalisasi Sungai dan Penanggulangan Banjir Kota Banjarmasin sudah berakhir.

Baca Juga :

KONDISI RENDAH Sungai Martapura, Banjarmasin Aman dari Banjir

Karena itu, Ibnu berharap agar kedepannya tidak terjadi lagi banjir atau rob yang menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat.

“Walaupun terjadi air pasang. Bisa segera ditangani oleh SKPD terkait aja,” pungkasnya.

Baca Juga :   BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Sementara itu. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarmasin, Fahrurraji menuturkan, bahwa penetapan status Siaga Darurat Banjir tersebut memang sengaja tidak diperpanjang oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.

“Apalagi berdasarkan informasi hasil kajian BMKG Kalsel, kita ini sudah masuk ke April yang artinya memasuki musim pancaroba. Perpindahan dari musim hujan ke kemarau,” jelasnya.

Pasalnya, awal kemarau nanti, ia membeberkan diprediksi akan dimulai pada Mei mendatang.

“Di masa pancaroba ini, kami minta masyarakat harus waspada terhadap cuaca ekstrem. Karena meski hujan yang terjadi tak sederas sebelumnya, tapi ancaman angin puting beliung lebih tinggi,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:37

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng

Rabu, 9 September 2026 - 14:51

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 14:44

RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus

Rabu, 9 September 2026 - 00:24

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:38

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 September 2026 - 20:47

TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca