SuarIndonesia – Dua di antaranya tiga jembatan di Sungai Lulut sudah selesai dan bisa dilewati pengguna jalan umum dengan lancar.
Satu jembatan lainnya yaitu Sungai Gardu II masih digarap dan progress sudah mencapai 85 persen. Paket peningkatan Jembatan Sungai Gardu I dan Sungai Lulut dengan nilai kontrak Rp18,6 miliar dilaksanakan oleh PT Multiusaha Pembangunan.
Sedangkan paket Jembatan Sungai Gardu II dengan nilai Rp2,8 miliar dilaksanakan CV Tri Hidayah.
Sebelumnya direncakan peresmian tiga jembatan itu dilaksanakan Kamis (20/2) hari ini, namun karena satu jembatan belum 100 persen maka ditunda.
Kendati demikian, perwakilan CV Tri Hidayah, Iwan, memastikan pekerjaan selesai sebelum haul Guru Sekumpul.
“Sebelum haul akses jembatan sudah bisa diselesaikan,” ujarnya, Rabu (19/2).
Dikatakan Iwan, sejatinya proses pengerjaan sudah selesai, namun karena beberapa kendala maka sedikit molor. Kendala di anataranya faktor utilitas dan air pasang.
Saat ini jembatan sudah bisa dilewati dari satu sisi yaitu sisi kanan dari arah Banjarmasin.
Ia menjelaskan pekerjaan yang harus diselesaikan meliputi pemasangan dan pengcoran lantai pijakan naik kendaraan.
“Rencana kemarin akses dua lajur jembatan sudah dibuka, tapi karena ada kendala kami targetkan paling lambat Senin.
Mulai Senin itu hanya sepeda motor yang bisa menggunakan lajur kiri dan kanan, sedangkan mobil menggunakan lajur kanan dulu,” bebernya.
Iwan mengakui proses pekerjaan fisik jembatan tersebut dimulai pada Desember 2019 lalu, sehingga penyelesaian sampai Februari 2020. “Untuk pengaspalan kami targetkan tanggal 27 dan 28 Februari.
Saat arus lalu lintas padat pada pelaksanaan haul mendatang jembatan sudah berfungsi maksimal,” tegasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















