Suarindonesia – Pihak AMSA (Asean Muslim Students Association (AMSA) dimotori Vice President AMSA, Adam Syamsudin dan Muhammad Hanafi selaku Bendahara melakukan audensi dengan Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani, Rabu (27/3).
Kapolda didampingi Wakapolda, Brigjen Polisi Aneka Pristafuddin dan Direktur Intelkam, Kombes Pol Bambang Priyo Andogo.
Vice President AMSA, Adam Syamsudin menyampaikan upaya untuk mengkonsolidasikan umat muslim di kawasan Asean.
Baik itu dibidang dakwah, kesejahtaraan, budaya dan lain sebagainya.
“Acara ini adalah momen terbaik bagi muslim Indonesia untuk membuka cakrawala berpikir pemuda untuk selalu berkreativitas dalam mengimplementasikan gagasan-gagasannya,” ucap Adam Syamsudin.
Menanggapi hal tersebut, Irjen Polisi Yazid Fanani, sangat mengapresiasi kegiatan sebagai langkah positif untuk mengampayekan Islam yang toleran.
“Yang paling penting bisa mengambarkan Indonesia yang disesuaikan dengan keragaman suku, budaya, agama dan sebaginya.
Bahwa perbedaan itu bukan halangan tapi perbedaan harus menjadi alat pemersatu bangsa,’ harap kapolda.
Menurut kapolda, bisa jadi pada audensi ini menyoroti kiprah kepemudaan yang nantinya akan memainkan peranan penting dalam merespons isu-isu strategis di bidang ekonomi, sosial, budaya dan kemasyarakatan.
“Dan ini akan menjadi sumber inspirasi bagi model solusi ekonomi baru,” tambahnya.
Negara lain yang tidak punya sumber daya alam yang diangkat untuk menarik turis adalah keragaman budayanya.
Sementara dalam audensi ini, AMSA menyatakan sikap untuk siap bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam rangka menciptakan suasana kondusif pada pesta demokrasi Pemilu 2019. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















