SuarIndonesia – Akses jalan melalui Jalan PM. Noor, Mandiangin mejuju objek wisata Tahura Sultan Adam terpaksa dialihkan. Pengalihan tersebut karena sedang dilakukan perbaikan salah satu jembatan.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib, menyampaikan pengerjaan pembangunan Jembatan Mandiangin dimulai Selasa (24/5/2022) dan ditargetkan selesai pada November 2022. “Saat ini masih proses pembongkaran jembatan yang lama,” ucapnya.
Dia menuturkan, jembatan dibangun dengan pagu Rp3,6 miliar tersebut nantinya memiliki bentang 20 meter dan lebar 6 meter.
Dengan dibangunnya jembatan di Desa Mandiangin, Kabupaten Banjar tersebut, maka untuk sementara akses menuju objek wisata Tahura hanya bisa menggunakan jalur Gunung Kupang – Kiram – Mandiangin.
“Kecuali untuk kendaraan roda 2 masih bisa melewati jalur P.M. Noor – Mandiangin, karena ada disediakan jembatan darurat untuk kebutuhan masyarakat sekitar,” beber Yasin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra, mengatakan akses menuju Mandiangin di Desa Mandiangin ditutup dari 23 Mei sampai 24 September 2022.
“Ditutup sementara untuk kendaraan roda 4 atau lebih. Kalau roda 2 masih bisa melintas,” katanya.
Meski akses di sana ditutup, namun dia menyampaikan bahwa destinasi wisata Mandiangin masih dibuka. Wisatawan yang ingin ke sana menggunakan kendaraan roda empat atau lebih bisa menggunakan jalan alternatif lain.
“Sementara untuk menuju objek wisata Tahura bisa menggunakan jalur Gunung Kupang – Kiram – Mandiangin,” beber wanita akrab disapa Aya ini.
Dia berharap, pembangunan jembatan tidak mengalami kendala. Sehingga masyarakat bisa secepatnya kembali menggunakan akses tersebut untuk berwisata ke Mandiangin.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















