DENTUMAN 229 Meriam Karbit Siap Sambut Lebaran

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meriam karbit dinyalakan sebagai tanda menyambut hari raya Idulfitri di Pontianak. (Prokopim Pontianak)

Meriam karbit dinyalakan sebagai tanda menyambut hari raya Idulfitri di Pontianak. (Prokopim Pontianak)

SuarIndonesia — Sebanyak 229 meriam karbit akan memeriahkan jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Tradisi permainan rakyat tersebut tersebar di 37 titik di sepanjang tepian Sungai Kapuas.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyambut baik kembali digelarnya tradisi tahunan tersebut. Ia menilai permainan rakyat meriam karbit sudah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Pontianak yang perlu terus dilestarikan.

“Tradisi Meriam Karbit merupakan warisan budaya masyarakat Pontianak yang sudah dikenal luas. Pemerintah Kota tentu sangat mendukung pelestarian tradisi ini agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi muda,” kata Edi usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Eksibisi Seni Budaya Meriam Karbit di Ruang Rapat Wali Kota, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, Pemko Pontianak bersama aparat keamanan dan instansi terkait juga memastikan pelaksanaan tradisi tersebut berjalan tertib dan aman.

“Kami mengimbau seluruh kelompok meriam karbit dan masyarakat yang terlibat untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan, menjaga ketertiban, serta mematuhi aturan yang telah disepakati bersama sehingga tradisi ini dapat berlangsung meriah namun tetap aman,” ujarnya.

Meriam karbit dinyalakan sebagai tanda menyambut hari raya Idulfitri di Pontianak. (Prokopim Pontianak)

Ketua Forum Komunikasi Seni dan Budaya Tradisi Meriam Karbit Kota Pontianak Fajriudin Anshari mengatakan, tradisi tahunan ini kembali digelar berkat dukungan Pemerintah Kota Pontianak.

Ia menjelaskan dari total 37 titik kelompok meriam, sebanyak 20 kelompok berada di wilayah Pontianak Timur, sementara 17 kelompok lainnya tersebar di Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara.

“Seluruh kelompok tersebut akan menyalakan meriam karbit sebagai bagian dari tradisi menyambut Idulfitri sekaligus penanda berakhirnya bulan suci Ramadan,” kata Fajriudin, melansir dari detikKalimantan.

Untuk lokasi seremoni pembukaan, kata dia, akan dipusatkan di Gang Darsyad, Jalan Imam Bonjol. Saat ini progres persiapan di lokasi tersebut telah mencapai sekitar 80 persen.

“Di lokasi pembukaan sedang disiapkan panggung utama, panggung seni, serta panggar atau tempat meriam,” jelasnya.

Baca Juga :   DEMI Beli Sabu, Dua Pria Curi Mesin Jahit Antik

Seremoni pembukaan rencananya akan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik dari tingkat provinsi maupun kota, termasuk Gubernur Kalbar dan Wali Kota Pontianak.

Sementara itu, persiapan di tingkat kelompok juga terus berlangsung. Sekitar 75 persen kelompok meriam disebut telah menempatkan meriam di panggar masing-masing.

Biasanya, pada H-3 menjelang Lebaran seluruh meriam sudah siap dan dilakukan uji bunyi untuk memastikan kondisi meriam dalam keadaan baik.

“Sekitar 10 hari menjelang Lebaran sebagian besar meriam sudah ditempatkan di panggar. Biasanya pada H-3 sudah mulai dilakukan uji bunyi sebagai tahap pengecekan,” paparnya.

Dari total 229 meriam yang akan digunakan, sebanyak 108 unit merupakan meriam balok yang terbuat dari kayu gelondongan. Sementara sekitar 121 unit lainnya merupakan meriam non-balok yang dibuat dari bahan paralon maupun besi.

Menurut Fajriudin, meriam balok umumnya membutuhkan proses pembuatan yang lebih lama dan biaya yang lebih besar karena menggunakan bahan kayu gelondongan. Pembuatan satu meriam balok bahkan bisa memakan waktu hingga satu minggu.

“Kalau meriam non-balok biasanya lebih mudah dibuat karena memanfaatkan bahan seperti paralon atau besi,” katanya.

Ia berharap seluruh kelompok meriam karbit dan masyarakat dapat memeriahkan tradisi tersebut dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

Selain itu, pihaknya juga berharap Festival Meriam Karbit yang terakhir digelar pada 2023 bisa kembali diselenggarakan pada 2027.

“Kami berharap festival Meriam Karbit bisa kembali dilaksanakan pada 2027. Biasanya dalam festival, setiap kelompok juga menampilkan pakaian adat dan ornamen budaya yang menambah nilai tradisi ini,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca