DENMARK OPEN 2025: Jonatan Christie Juara, Fajar/Fikri Runner Up

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 00:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jonatan Christie juara Denmark Open 2025 setelah menundukan Si Yu Qi dalam final Denmark Open 2025. (Foto: Srcreenshot TVRISport/SI/Utha)

Jonatan Christie juara Denmark Open 2025 setelah menundukan Si Yu Qi dalam final Denmark Open 2025. (Foto: Srcreenshot TVRISport/SI/Utha)

SuarIndonesia — Jonatan Christie menang atas Shi Yu Qi dalam final Denmark Open 2025 di Jyske Bank Arena, Minggu (19/10/2025) malam waktu Indonesia.

Jonatan kembali bertemu Shi Yu Qi yang merupakan rival lama di kancah badminton dunia. Sebelumnya, kedua tunggal putra andalan Indonesia dan China itu sudah 16 kali bertemu.

Jonatan yang menang sembilan kali atas Shi Yu Qi banyak membuat kesalahan sendiri pada awal gim pertama, berupa pengembalian yang melebar atau pukulan yang membuat kok menyangkut di net.

Game plan Jonatan sebenarnya bisa menyulitkan pebulutangkis tunggal putra peringkat satu dunia tersebut. Terbukti dari tertinggal 3-6 dan 4-8, Jonatan bisa berbalik unggul 10-9.

Lagi-lagi kesalahan Jonatan jadi biang keladi yang membuatnya tertinggal 10-11 pada interval gim pertama.

Setelah pertandingan kembali dilanjutkan Shi Yu Qi menunjukkan kemampuan mengembangkan permainan dengan baik sehingga meraih lima poin beruntun.

Jonatan berusaha merespons, namun konsistensi permainannya belum optimal. Tunggal putra peringkat enam dunia itu pun kalah 13-21 pada gim pertama.

Geliat kebangkitan Jonatan terlihat pada gim kedua. Jonatan tampak bisa mendikte permainan Shi Yu Qi dan membukukan keunggulan 5-0.

Tak mau tertinggal lebih jauh dari Jonatan, Shi Yu Qi yang pernah menjadi kampiun di Denmark Open pada tiga tahun silam berupaya keluar dari tekanan.

Shi Yu Qi bisa meraih poin dan mendekati angka yang dikumpulkan Jonatan, namun skor bukan berarti menjadi imbang karena Jonatan juga bisa membukukan poin dan memimpin 11-6 pada interval gim kedua.

Jonatan berupaya mempertahankan ritme permainan yang membuat Shi Yu Qi kelimpungan. Shi Yu Qi yang kerap membuat kesalahan sendiri membuat poin Jonatan terus melaju kencang.

Selain memanfaatkan kesalahan Jonatan, Shi Yu Qi belum bisa menemukan formula tepat untuk meredam pebulutangkis tunggal putra nomor satu Indonesia itu.

Baca Juga :   BRI TEGASKAN KOMITMEN Zero Tolerance Terhadap Fraud di Seluruh Lini Operasional

Jonatan menang 21-15 pada gim kedua sehingga pertandingan berlanjut ke gim ketiga.

Angin kebangkitan Jonatan masih terasa pada gim ketiga. Permainan jebolan PB Tangkas itu terus membuat Shi Yu Qi tertekan dan tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik.

Sama seperti pada gim kedua, Jonatan sempat unggul 5-0 atas Shi Yu Qi pada gim ketiga. Jarak lima angka terjaga sampai skor 9-4. Shi Yu Qi kemudian bisa membenahi performanya.

Jonatan berupaya tetap meladeni Shi Yu Qi dan kemudian memimpin 11-8 pada interval gim.

Dengan jarak yang tidak terlalu jauh, Jonatan mencoba terus menekan Shi Yu Qi. Sebaliknya Shi Yu Qi juga melakukan segalanya.

Shi Yu Qi pun mendekat ketika mengumpulkan 12 poin atau hanya tertinggal satu poin dari Jonatan.

Jonatan kembali menata permainan dan tak mau terburu-buru. Saat penempatan-penempatan koknya diladeni Jonatan, justru Shi Yu Qi yang membuat kesalahan demi kesalahan.

Dari skor 13-12, kedudukan menjadi 18-12. Pertandingan tak segera berakhir. Shi Yu Qi mencoba memberi perlawanan terakhir.

Dengan permainan fokus, Jonatan menambah poin dan menciptakan championship point 20-15. Kegagalan Shi Yu Qi melakukan return service memastikan Jonatan menjadi juara Denmark Open 2025.

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri keluar sebagai runner up turnamen BWF Super 750, Denmark Open 2025. (Foto: X @INABadminton)

Sementara itu, dikutip dari CNNIndonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pada final Denmark Open 2025 di Jyske Bank Arena, Minggu (19/10).

Hoki/Kobayashi mencatatkan championship point dan sebuah return service error membuat skor menjadi 19-21. Fajar/Fikri harus puas menjadi runner up. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRESTASI GEMILANG ! Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026
BURONAN Penggelapan Dua Mobil Ekspedisi Dibekuk “Macan” Polresta Banjarmasin
SUPER LEAGUE 2025-2026, Persib Juara Disaksikan Puluhan Ribu Bobotoh dengan Koreografi Dukungan
MANTAN PACAR Diperas-Ancam Sebar Video Asusila Hingga Meraup 11 Juta, Berakhir Ditangkap Polisi
DIMONITORING -EVALUASI Dishub Balangan Area Parkir Pasar Tradisional
KAWANAN Kasus Korupsi 4,7 Miliar di BRI Unit Kuin Alalak Banjarmasin Terancam 4,5 Tahun Penjara
MODUS Eks Kajari HSU Ancaman Proyek Bisa Diperkarakan, Begini Kronologis Diungkapkan Saksi
KRI Teluk Kupang-519 Bersandar di Dermaga Trisakti Banjarmasin, Ini Diantaranya Dilakukan Satgas Trisila 2026

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:57

DIMONITORING -EVALUASI Dishub Balangan Area Parkir Pasar Tradisional

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:03

GUBERNUR AGUSTIAR: DAD Agar Proaktif dan Deteksi Dini Cegah Konflik

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:21

APRESIASI Langkah Berani TNI AL Mengembangkan Budidaya Kedelai di Lahan Tergolong Menantang.

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:03

RATUSAN PRAJURIT Lulusan Terbaik Dididik di Mako Rindam XXII/TB Siap Memperkuat Keamanan-Pembangunan di Kalsel dan Kalteng

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:52

TNI- AL Aksi Bersih-Bersih Pantai dan Tanam Seribu Pohon

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:30

STUDI KOMPARASI ke Bali, Setwan DPRD Kalsel Perkuat Sinergi Humas dan Pers

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:27

DPRD BALI Bagikan Aturan Wajib Pakaian Adat ke Setwan Kalsel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca