Dapat Ancaman, Pedagang Kalindo Resah Minta Perlindungan Polres

- Penulis

Jumat, 10 Mei 2019 - 19:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Para pedagang Pasar Kalindo Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Barat meminta perlindungan hukum Kapolresta Banjarmasin. Hal ini mereka lakukan karena mendapatkan ancaman dari pengelola pasar yang akan membongkar dan menyegel tokonya.

Berdasarkan rilis yang disampaikan Muhammad Fazri, SH, MH selaku kuasa hukum pedagang dari Borneo Law Farm, para pedagang merasa resah dan meminta perlindungan hukum atas ancaman tersebut.

Menurutnya salah satu ahli waris pasar Kalindo yang bernama Efendi meminta kepada pedagang untuk membeli tanah yang ditempati mereka dengan harga yang cukup mahal.

Harga tanah dibagi menjadi 3 zona, zona merah dipatok dengan harga Rp9 juta per meter, zona biru Rp7 juta per meter dan zona hijau Rp5 juta per meter, ujar Fazri kepada awak media, Jumat (10/05/2019).

Berdasarkan harga ini, jika para pedagang tidak mengikuti kehendak pengelola, maka mereka diminta untuk menyerahkan toko dan pihak pengelola akan membongkar tanpa musyawarah.

”Intinya, pengelola memberi batas waktu kepada para pedagang hingga 13 Mei mendatang, jika tidak sepakat, maka pengelola akan membongkar paksa toko pedagang. Untuk itulah kami dari Borneo Law Firm mewakili pedagang meminta perlindungan ke Kapolresta” terangnya

Baca Juga :   SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin

Dirinya heran, padahal para pedagang itu sudah lama menempati toko dan kios mereka tetapi baru saja persoalan ini timbul. ”Sudah puluhan tahun mereka berdagang di sana, tapi kenapa baru sekarang masalahnya muncul” katanya

Fazri berharap ada solusi terbaik bagi kedua belah pihak agar persoalan ini bisa cepat selesai. ” Baiknya dimusyawarahkan bagaimana jalan terbaiknya sehingga para pedagang tidak dirugikan dan pengelola juga nyaman” tandasnya.

Kalau untuk buka silahkan sesuai kebutuhan dan setelah ada lembaga yang mengurusnya dan kurang ini dan lainnya.
‘’Paham operasional membangun dan menikmati dan bagaimana,’’ katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca