DANA Insentif Fiskal Rp 6 Miliar Diterima Banjarmasin dari Wakil Presiden

- Penulis

Rabu, 18 September 2024 - 22:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, menyerahkan Insentif Fiskal pada Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Rabu (18/9/2024) (SuarIndonesia/Ist)

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, menyerahkan Insentif Fiskal pada Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Rabu (18/9/2024) (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia -Dana insentif Fiskal Rp 6 Miliar diterima Kota Banjarmasin.

Perang terhadap kemiskinan kian gencar dilakukan pemerintah Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, di tahun 2024, pemerintah pusat menargetkan angka kemiskinan ekstrem yang terjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), harus bisa turun menjadi 0 persen.

Salah satu bukti keseriusan pemerintah ini adalah dengan mengucurkan dana untuk penanggulangan kemiskinan.

Salah satu pemerintah daerah yang menerimanya adalah Kota Banjarmasin.

Kota berjuluk seribu Sungai ini mendapatkan kucuran dana hibah berupa dana insentif fiskal, sebesar Rp 6 miliar.

Dana tersebut, diserahkan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, kepada Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, saat Rakornas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024 dan Penyerahan Insentif Fiskal Tahun Berjalan tahun 2024, Kategori Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden.

“Kita optimis ini bisa tercapai mengingat tingkat kemiskinan ekstrem yang semula 1,12 persen pada Maret tahun lalu sudah turun hingga 0,83 persen pada tahun ini,” ujar Wapres, Rabu (18/9/2024).

Dikatakan Wapres, pencapaian ini, tentu saja masih akan dihadapkan pada beberapa tantangan, seperti akurasi data sasaran, convergensi program, kualitas pelaksanaan program, penyesuaian standar garis kemiskinan ekstrem hingga regulasi pelaksanaan penghapusan kemiskinan ekstrem yang akan berakhir pada tahun ini.

“Kita perlu menjaga agar tren penurunan ini terus berlanjut melalui kolaborasi dan kerja seluruh pemangku kepentingan, termasuk kinerja dan peran aktif seluruh kepala daerah,” ucapnya.

Baca Juga :   BELASAN TARUNA Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel, Tanamkan Disiplin dan Bela Negara

Program penanggulangan kemiskinan diberbagai tingkatan pemerintahan, harapnya lagi, hendaknya bisa bersifat inclusif, sinergis dan juga tepat sasaran.

Karenannya, Ma’ruf Amin berpesan agar pemerintah daerah meningkatkan sasaran program pemanfaatan data pensasaran pencapaian penghapusan kemiskinan ekstrem (P3KE) lebih dioptimalkan.

“Data ini telah digunakan lebih dari 26 kementerian, lembaga dan sudah lebih dari 93 persen pemerintah daerah memanfaatkan untuk basis data penyasaran program, kedepan sistem penyasaran yang berlaku nasional dan berintegrasi perlu dikembangkan, agar berbagai data yang ada di kementerian dan lembaga tergabung antara satu dengan yang lain,” pungkasnya.

Usai menerima secara simbolis dana insentif fiscal tersebut, Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina berharap, dana tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk penanganan kemiskinan di Kota Banjarmasin.

“Alhamdulillah, hari ini Pak Wakil Presiden sudah menyerahkan dana insentif fiskal untuk kemiskinan eksrtem di Kota Banjarmasin, kita terima sebesar Rp 6 miliar, mudah-mudahan nanti bisa dipergunakan dan dimanfaatkan untuk penanganan kemiskinan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:45

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59