Ciri Budaya Pasar Wadai Ramadhan Dinilai `Hilang’

- Penulis

Selasa, 7 Mei 2019 - 19:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Menyusul setelah dibuka Pasar Wadai Ramadhan yang letaknya di Lapangan Kamboja ternyata selain kondisi parkirnya, tampak semrawut juga identitas Pasar Wadai yang sejak 30 tahun selalu berdampingan dengan sungai kini ‘hilang’, sehingga roh atau ciri yang spesifik dan unik mulai pudar.

“Sejak 33 tahun pelaksanaan Pasar Wadai di Banjarmasin biasanya letalnya berdampingan dengan sungai, dan kini lokasi Pasar Wadai yang berada di Kamboja tampak kurang representatip,’’ ucap Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Arufah kepada awak media, di sela-sela Pasar Wadai Ramadhan Kamboja Banjarmasin Tengah.

Politisi PPP ini juga menilai, jika letaknya dibiarkan semrawut tentu saja akan mengurangi masyarakat yang datang ke Pasar Wadai tersebut. Apalagi warga yang biasa datang berduyun-duyun dengan menggunakan kelotok dari kampungya juga tak bisa karena letaknya tak lagi di tepian sungai, sehingga hal ini juga akan mengurangi para peminat warga yang datang ke Pasar Wadai.

Karena itulah, ujar Ketua PPP ini, diharapkan ke depan Pasar Wadai Ramdhan jangan sampai letaknya tak berdampingi sungai. Sebab jika lokasinya tak di dekat sungai tentu saja sama halnya dengan Pasar Wadai Ramadhan di daerah-daerah lainnya.

Baca Juga :   PRESIDEN PRABOWO Terima Pengunduran Diri Sahbirin Noor sebagai Gubernur Kalsel

Ia juga mengatakan memang banyak warga yang akan datang dengan kelotok, setelah letaknya di Pasar Kamboja akan menjadi malas. “Kalau pada tahun-tahun sebelumnya warga yang naik kelotok hilir mudik datang ke Pasar Wadai, tahun ini dipastikan tak ada karena lokasinya cukup lumayan jika harus menggunakan kendaraan sungai,’’ ucap Arufah lagi.

Arufah juga menilai parkir yang kondisinya semrawut diminta dilakukan penataan. Hal ini kalau dibiarkan akan membuat warga malas datang ke Pasar Wadai, mengingat banyak pengendara motor selama ini hilir mudik dan dengan mudah memutar hanya kerena lokasi parkirnya yang kurang tersedia dengan baik.

Untuk itulah, ke depan lokasi Pasar Wadai dibuat tang representatif dan upaya menghidupkan sungai menjadi berada depan Kota Banjarmasin tetap terjaga.

Kemudian yang terpenting lagi, nuasan khas Banjar selain kuenya mulai hilang juga stand yang dibangun sudah pakai tenda, sehingga khas Banjarnya sudah mulai terkikis dan jangan sampai tinggal nama.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin
PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru
TIM SAR Cari Satu Anggota Polri dan ABK Hilang di Sungai Barito
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) saat diwawancarai di Samarinda, Senin (6/4/2026). (Antara/A Rifandi)

Kaltim

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 Apr 2026 - 21:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca