SuarIndonesia – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalsel umumkan calon DPD RI Kalsel, dari 13 yang telah mendaftarkan diri, satu orang bakal calon dinyatakan tidak lolos administrasi.
“Minimal pemilihan di Kalsel, persyaratan dukungan di bawah angka 2000 tidak diikut sertakan, yakni Zeid Assegaf yang hanya 1422 dukungan,” ucap Komisioner KPUD Kalsel Hatmiati, disalah satu hotel di Banjarmasin, Sabtu (4/2/2023)
Lanjutnya pihak yang tidak lolos administrasi bilamana merasa keberatan dan berkeinginan mengajukan gugatan, silahkan ke Bawaslu Kalsel dengan batas waktu tiga hari setelah pengumuman.
Menurutnya setelah ini KPUD Kalsel akan melakukan pengambilan sample dukungan untuk balon yang memenuhi syarat di tiap kabupaten/kota sesuai dokumen dokument yang telah mereka serahkan sebagai persyaratan maju sebagai bakal calon DPD RI Kalsel.
“Kita akan ambil sample sesuai petunjuk dari bakal calon, harus ada angka pertama pemilih sebagai tolok ukur melakukan sample dokumen dukungan, setelah itu baru acak,” katanya
Adapun rekapitulasi hasil verifikasi administrasi dukungan minimal pemilih pencalonan peserta pemilihan umum anggota DPD yaitu Ali fahmi mengantongi 2443 dukungan, Antung Fatmawati 2669 dukungan.
Dukungan terbanyak pada Gusti Farid Hasan Aman berjumlah 8617 dukungan. Untuk Habib Hamid Abdullah 3113 dukungan, Habib Zakaria Bahasyim 2448 dukungan, sedangkan Hasnuriyadi Sulaiman 2505 dukungan, Mohammad Sofwat Hadi 3414 dukungan.
Muhammad Hidayatullah 2919 dukungan, Muhammad Yamin 2159 dukungan, Nanik Hayati 2370 dukungan, Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim 2264 dukungan, Sayid Umar Al Idrus 2785 dukungan, sedangkan yang tidak lolos administrasi yakni Zeid Assegaf yang hanya 1422 dukungan. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















