BURSA CAPIM KPK, Ada yang Melaju dan Terhenti!

- Penulis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 23:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panitia Seleksi telah menyerahkan 10 nama calon anggota dewan pengawas (dewas) KPK ke Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

Panitia Seleksi telah menyerahkan 10 nama calon anggota dewan pengawas (dewas) KPK ke Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

SuarIndonesia — Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK telah menyerahkan 10 nama calon Pimpinan KPK ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ada sejumlah nama tenar yang terhenti di bursa calon Pimpinan KPK.

“Kami memutuskan mengirim 10 nama capim dan 10 nama cadewas kepada Presiden dan alhamdulillah Presiden akan meneruskan nama-nama tersebut ke DPR,” kata Wakil Ketua Pansel Arif Satria di Kemensetneg, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2024), sebagaimana dilansir dari detikNews.

Dia mengatakan nama-nama yang sudah disaring Pansel itu akan diteruskan Presiden Jokowi ke DPR. Setelah itu, DPR akan menggelar uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap para calon.

“Pengumumannya dalam waktu dekat, secepat-cepatnya, tapi prinsipnya Presiden akan meluruskan, kami menyerahkan, dan Presiden akan meneruskan nama-nama itu ke DPR, jadi tanpa dikurangi, semuanya,” tambahnya.

Dia mengatakan Jokowi mengapresiasi kerja pansel. Dia menegaskan aspek reputasi menjadi prioritas sebagai pertimbangan pansel.

“Jadi tadi sudah disampaikan dan presiden mengapresiasi kerja pansel dan beliau menyampaikan terima kasih atas kerja yang sudah dilakukan oleh Pansel dan ini pekerjaan yang memerlukan waktu sehingga disampaikan pada 1 Oktober ini,” katanya

Daftar Nama Capim dan Cadewas KPK Diserahkan ke Jokowi

Capim KPK:

  1. Agus Joko Pramono
  2. Ahmad Alamsyah Saragih
  3. Djoko Poerwanto
  4. Fitroh Rohcahyanto
  5. Ibnu Basuki Widodo
  6. Ida Budhiati
  7. Johanis Tanak
  8. Michael Rolandi Cesnanta Brata
  9. Poengky Indarti
  10. Setyo Budiyanto

Calon Dewas KPK:

  1. Benny Jozua Mamoto
  2. Chisca Mirawati
  3. Elly Fariani
  4. Gusrizal
  5. Hamdi Hassyarbaini
  6. Heru Kreshna Reza
  7. Iskandar Mz
  8. Mirwazi
  9. Sumpeno
  10. Wisnu Baroto.

Johan Budi dan Deputi KPK Tak Lolos

Ada sejumlah nama tenar yang tak lolos 10 besar capim KPK. Mereka di antaranya ialah mantan Anggota DPR yang juga mantan Plt Pimpinan KPK Johan Budi serta Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan.

Berikut 10 nama capim KPK yang tak lolos setelah melewati proses wawancara:

  1. Pahala Nainggolan
  2. Johan Budi SP
  3. Didik Agung Widjanarko
  4. Harli Siregar
  5. I Nyoman Wara
  6. Muhammad Yusuf
  7. Sang Made Mahendra Jaya
  8. Sugeng Purnomo
  9. Wawan Wardiana
  10. Yanuar Nugroho.

PROFIL Singkat dan Harta Capim KPK:

1. Agus Joko Pramono
Agus Joko Pramono merupakan mantan Wakil Ketua BPK periode 2019-2023. Sebelum menjadi Wakil Ketua BPK, Agus pernah menjabat sebagai Komite Penasihat Pemeriksaan Independen (IAAC), Inisiatif Pengembangan INTOSAI (IDI) dan Anggota BPK periode 2013-2019.

Agus juga merupakan guru besar akuntansi publik di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Dia tercatat telah melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilihat di situs KPK, Agus memiliki harta Rp 18,6 miliar.

2. Ahmad Alamsyah Saragih
Ahmad Alamsyah Saragih merupakan mantan Anggota Ombudsman Republik Indonesia periode 2016-2020. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Informasi Pusat RI periode 2009-2013.

Usai tak menjabat di Ombudsman, Ahmad ikut mendirikan PT Tera Binar Persada (Tera Indonesia Consulting) yang bergerak dalam bidang pelatihan hingga pengembangan teknologi untuk Badan Publik negara maupun swasta. Ahmad tercatat memiliki harta Rp 1,1 miliar.

3. Djoko Poerwanto
Irjen Djoko Poerwanto pernah menjadi Kasubdit II Tipikor Bareskrim. Dia sempat ditugaskan menjadi penyidik KPK.

Baca Juga :   VONIS Mardani H Maming 'Disunat' MA! Pukat UGM Minta Bawas MA dan KY Turun Tangan

Dia juga pernah menjadi Kapolda NTB. Pada 2023, Irjen Djoko menjabat sebagai Kapolda Kalteng. Irjen Djoko tercatat melaporkan harta Rp 926 juta.

4. Fitroh Rohcahyanto
Fitroh Rohcahyanto pernah menjadi Direktur Penuntutan KPK. Fitroh juga pernah menjadi tim jaksa KPK dalam kasus korupsi suap proyek yang menjerat Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara, pada 2013.

Jejak penuntutan Fitroh juga terdapat dalam kasus korupsi proyek e-KTP. Usai bertugas selama 11 tahun di KPK, ia kembali ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Fitroh tercatat memiliki harta Rp 5 miliar.

5. Ibnu Basuki Widodo
Ibnu Basuki Widodo merupakan hakim di Pengadilan Tinggi Manado. Sebelumnya, dia juga pernah menjadi hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Ibnu pernah menjabat sebagai pejabat hubungan masyarakat (humas) Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Ibnu punya harta Rp 4,1 miliar.

6. Ida Budhiati
Ida Budhiati merupakan mantan anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dikutip dari laman DKPP, Ida menjabat sejak 2012 atau saat kepemimpinan Profesor Jimly Asshiddiqie.

Ida merupakan doktor jebolan Universitas Diponegoro. Ida juga pernah menjabat sebagai anggota KPU Jawa Tengah. Dia tercatat memiliki harta Rp 2,6 miliar.

7. Johanis Tanak
Johanis Tanak merupakan Wakil Ketua KPK saat ini. Johanis masuk ke KPK menggantikan Lili Pintauli Siregar yang mundur dari Wakil Ketua KPK.

Johanis Tanak memiliki latar belakang sebagai jaksa. Dia sempat memegang jabatan penting lainnya, seperti Direktur Tata Usaha Negara Negara Kejaksaan Agung Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi. Johanis tercatat memiliki harta Rp 11,2 miliar.

8. Michael Rolandi Cesnanta Brata
Michael Rolandi Cesnanta Brata merupakan mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI. Dia pernah mengenyam pendidikan di FE UI.

Dia dikenal sebagai Kepala BPKD DKI Jakarta dan Anggota Komite Remunerasi & Nominasi PT Bank DKI. Dia menjabat sebagai Komisaris PT Bank DKI sejak 14 Desember 2022. Michael tercatat memiliki harta Rp 18,9 miliar.

9. Poengky Indarti
Poengky merupakan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2020-2024. Dia memulai kariernya di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya periode 1993-2000,

Selain mengabdi di LBH Surabaya, Poengky juga dikenal sebagai pengacara yang mengangkat isu-isu tentang penindasan masyarakat di Surabaya. Pada tahun 2000, Poengky pindah ke Jakarta dan melanjutkan karier di bidang yang sama, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH).

Poengky bekerja membantu Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) pada Divisi Kampanye dan Hubungan Internasional. Dia juga ikut mendirikan Imparsial The Indonesian Human Right Monitor (Imparsial).

Anggota Kompolnas ini juga berperan sebagai Dewan Pakar Hoegeng Awards yang memberikan penghargaan kepada polisi berintegritas. Poengky tercatat memiliki harta Rp 558 juta.

10. Setyo Budiyanto
Setyo Budiyanto saat ini ditugaskan di Kementerian Pertanian sebagai Inspektur Jenderal. Dia kini berpangkat Komjen. Setyo tercatat memiliki harta Rp 9,6 miliar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAPI KURBAN NGAMUK Lepas dari Ikatan Seruduk Seorang Warga Hingga Tewas
SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong
PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:44

SAPI KURBAN NGAMUK Lepas dari Ikatan Seruduk Seorang Warga Hingga Tewas

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca