BPS KALSEL : Penumpang Pelabuhan Turun, Bandara Naik

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 01:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel), mencatat, penumpang melalui pelabuhan turun, bandra naik.

Disebut, jumlah penumpang laut dan udara di Kalsel mengalami pertumbuhan yang berbeda.

Penumpang yang berangkat dari Bandara di Kalsel alami kenaikan pada bulan April dibanding Maret 2025.

Sementara pada periode yang sama jumlah penumpang yang berangkat dari pelabuhan di Kalsel mengalami penurunan.

Jumlah 126.429 orang atau mengalami kenaikan sebesar 1,88 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat bulan Maret 2025 yang berjumlah 124.100 orang.Kendati demikian jika dibanding tahun sebelumnya.

Jumlah penumpang yang berangkat pada April 2024  sebanyak150.202 orang, terjadi penurunan sebesar 15,83 persen.

Penumpang yang berangkat melalui Bandar Udara Syamsudin Noor pada bulan April 2025 sebesar 124.747 orang, naik sebesar 1,62 persen dibandingkan dengan jumlah

penumpang Maret 2025 yang mengangkut 122.763 orang.

“Jumlah penumpang yang datang melalui bandara di Provinsi Kalsel pada April 2025 naik sebesar 92,95 persen jika dibandingkan Maret 2025.

dimana jumlah penumpang yang datang pada April 2025 sebesar 173.849 orang, sedangkan penumpang yang datang pada Maret 2025 sebesar 90.101 orang,” kata Kepala BPS Kalsel, Mukhamad Mukhanif, Senin (2/6/2025).

Baca Juga :   BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Berbeda dengan penumpang udara. Penumpang laut justru turun 13,33 persen. Perbandingan April dan Maret.

Pada April 2025 penumpang sebanyak 16.828 orang, sedangkan pada Maret 2025 berjumlah 19.416 orang.

“Jumlah barang yang dimuat di Pelabuhan di Kalsel pada April 2025 sebesar 23.076.565 ton atau naik sebesar 20,65 persen dibanding barang yang dimuat Maret 2025 sebesar 19.127.291 ton.

Jumlah barang yang dimuat pada April 2025 naik sebesar 21,84 persen jika dibandingkan dengan April 2024 yang berjumlah 18.940.238 ton,” tututpnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham
PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1
MENTAN: BANTUAN ALSINTAN Gratis, Masyarakat Lapor Bila Ada Pelanggaran
SATU KRU Helikopter “Water Bombing” Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Meninggal, Dua Luka-luka
BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan
KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian
GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 01:07

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham

Minggu, 8 November 2026 - 22:53

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1

Minggu, 8 November 2026 - 22:38

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 November 2026 - 22:25

RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Minggu, 8 November 2026 - 19:56

BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 - 19:47

KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian

Minggu, 8 November 2026 - 19:20

GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung

Minggu, 8 November 2026 - 16:07

HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terbaru

Orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 Nov 2026 - 22:38