BPBD Kotim: Kualitas Udara Sampit ‘Berbahaya’

- Penulis

Minggu, 1 Oktober 2023 - 21:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Dua lokasi kebakaran lahan di Kecamatan Baamang terpantau dari udara saat tim BNPB melakukan pemadaman dengan pengeboman air, Rabu (16/8/2023) lalu. (ANTARA/HO-BPBD Kotim)

Dua lokasi kebakaran lahan di Kecamatan Baamang terpantau dari udara saat tim BNPB melakukan pemadaman dengan pengeboman air, Rabu (16/8/2023) lalu. (ANTARA/HO-BPBD Kotim)

SuarIndonesia — Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Multazam mengimbau masyarakat di Kota Sampit menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Pasalnya kualitas udara di Kotim sudah berstatus Berbahaya.

“Sejak pukul 05.00 wib tadi status ini menghitam (berbahaya),” kata Multazam di Sampit, dikutip detikNews dari AntaraNews, Minggu (1/10/2023).

Berdasarkan laporan aplikasi pemantau pencemaran udara ISPUNET milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kabupaten Kotawaringin Timur pada pukul 08.00 WIB menunjukkan kualitas udara Berbahaya. Angka pencemaran PM 2.5 mencapai 309.

Status yang diberi penanda dengan warna hitam ini menggambarkan tingkat kualitas yang dapat merugikan kesehatan serius pada populasi dan perlu penanganan cepat.

Kualitas udara ini terpantau terus memburuk. Pukul 09.00 WIB, angka pencemaran PM 2.5 menunjukkan angka menjadi 313 dan pada pukul 10.00 WIB meningkat menjadi 317.

Asap pekat juga terlihat pada Sabtu malam hingga Minggu pagi sehingga cukup mengganggu jarak pandang. Sebagian warga terlihat menggunakan masker untuk mencegah terhirup asap bercampur debu kebakaran lahan.

Terus memburuknya kualitas udara ini akibat kebakaran lahan yang kembali marak terjadi. Tidak hanya di Kota Sampit, kebakaran lahan juga marak di wilayah selatan yang memang mengalami tingkat kekeringan lebih tinggi.

Data BPBD, jumlah hot spot pada dua bulan terakhir meningkat tajam. Titik panas pada Agustus sebanyak 1.345 titik dan September sebanyak 1.994 titik. Jumlah ini naik berkali-kali lipat dibanding biasanya yang hanya berkisar maksimal 100 titik.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Sebaran hot spot terbanyak terkonsentrasi di wilayah selatan yaitu Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit. Selama September, hot spot di Mentaya Hilir Selatan tercatat 683 titik dan Teluk Sampit 424 titik.

Pemadaman kebakaran lahan terus dilakukan oleh tim gabungan bersama relawan dari berbagai kelompok. Pemadaman juga diperkuat melalui udara dengan water bombing atau pengeboman air menggunakan helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Saat ini Kotawaringin Timur berstatus tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bahkan status itu sudah satu kali diperpanjang selama tujuh hari.

“Senin akan dilakukan rapat evaluasi kembali terkait kondisi saat ini untuk penetapan status dengan melibatkan semua pihak terkait,” demikian Multazam. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim
OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Senin, 7 September 2026 - 13:12

PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Jumat, 4 September 2026 - 22:08

BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 21:44

BARA API di Lahan Gambut Dicari Pakai Drone Thermal

Jumat, 4 September 2026 - 20:50

SATGAS ‘Pemburu Api’ Dikerahkan, Cegah Api Karhutla Meluas

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca