BPBD Banjarmasin Perlu Petugas Berkeahlian Pawang

- Penulis

Jumat, 1 Maret 2019 - 20:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin H Muhammad Hilmi mengatakan, pihaknya memerlukan petugas yang memiliki keahlian penjinak binatang berbahaya atau pawang.

Menurutnya, petugas penjinak binatang berbahaya yang skala profesional belum dimiliki pihaknya saat ini.

“Hanya keberanian petugas kita saja misalnya ada menangani binatang jenis ular atau tawon di lingkungan masyarakat,” papar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin H Muhammad Hilmi kepada wartawan, Jumat (01/03/2019).

Misalnya, kata Hilmi, tidak lama tadi adanya laporan masyarakat di SDN Kelayan Barat 3 Banjarmasin adanya sarang tawon di pohon lingkungan sekolah, khawatirnya akan membahayakan siswa.

“Petugas kita langsung ke lapangan, dengan hanya peralatan seadanya, kita lakukan pengusiran kumpulan tawon tersebut,” paparnya.

Hilmi mengakui, untuk penanganan tawon madu yang cukup berbahaya karena bisa menyengat tersebut, pihaknya belum memiliki pakaian khusus dan peralatan pembasminya.

“Termasuk juga petugas kita bukan ahlinya menangani ini, hanya dengan modal keberanian saja melakukannya, syukurnya bisa, bagaimana kalau ada jenis tawon yang lebih ganas, tentu harus yang profisional,” ucapnya.

Karena daerah Banjarmasin masuk daerah rawa, ujar Hilmi, banyak juga jenis hewan ular, khususnya jenis kobra.
“Ini perlu juga pawang ahlinya, perlengkapan alat penangkapnya, jadi akan datang akan kita penuhi ini,” bebernya.

Di Banjarmasin, kata dia, karena sebagai kota sungai, tidak menuntut kemungkinan adanya binatang jenis buaya, perlu disiapkan juga pawangnya.
“Kita hanya memiliki 15 petugas tim reaksi cepat, tentu ini perlu pengembangan lagi kedepan,” ujarnya.

Baca Juga :   "B2SA" Mengantarkan Kabupaten Balangan Meraih Juara Pertama Tingkat Provinsi Kalsel

Untungnya, kata Hilmi, Banjarmasin sebagai ibu kota provinsi, memiliki tenaga relawan yang tergabung di Badan Pemadam Kebakaran (BPK) yang jumlahnya mencapai 450 BPK.

“Dan rata-rata anggota BPK di daerah kita ini sangat tinggi sosialnya. Ada kejadian bencana atau lainnya, cepat mereka beraksi menolong, ini sangat membantu kita,” ujarnya.

Hilmi mengungkapkan, pihaknya terus berupaya untuk melakukan pembinaan terhadap anggota BPK dan rescue di daerah ini, meskipun anggaran tahun ini cukup minim, yakni, Rp1,5 miliar.

“Untuk armada rescue yang kita miliki, di darat hanya satu unit mobil dan dua motor trail, di sungai satu unit speed boat dan perahu lipat, ini yang bisa kita maksimalkan,” demikian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin H Muhammad Hilmi.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:34

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:52

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Berita Terbaru

Tim mempersiapkan pelaksanaan OMC di Kalteng. (Foto: Istimewa)

Kalteng

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Okt 2026 - 21:05

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam penyaluran bantuan pangan di Desa Kwagean, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (25/10/2026).(Foto: Antara/Asmaul Chusna)

Nasional

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Minggu, 25 Okt 2026 - 20:16

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca