SuarIndonesia – Berdasarkan data harian Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel, Senin (26/7/2021) terjadi penurunan angka kasus baru.
Jika sebelumnya penambahan kasus di atas 500 orang, maka kemarin tidak melebihi 200 kasus.
Penambahan kasus baru berjulmah 195 orang. Jumlah pasien sembuh kemarin cukup banyak yaitu 409 orang dan kematin 17 orang.
Total kasus covid-19 di Kalsel 44.031 terdiri dari 36.740 sembuh, 6.074 dirawat, dan 1.217 meninggal dunia.
Pada sisi lain, BOR atau keterisian kasitas tempat tidur rumkit (rumah sakit) di Kalsel per Senin (26/7/2021) sudah mendekati angka 90 persen. Angka tersebut terus mengalami peningkatan seiring peningkat kasus aktif di Banua.
Bahkan, dilaporkan sebagian rumah sakit di kabupaten kota sudah over kapasitas.
Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pasien, bupati dan walikota se Kalsel diminta menambah daya tampung rumkit.
“Seluruh bupati maupun walikota di Kalsel kami minta melakukan penambahan kapasitas rumkit. Ditambah minimal 50 persen atau lebih, baik ICU maupun BOR isolasi,” pesan Pejabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA.
Dibeberkan Safrizal, ketersediaan tempat isolasi di rumah sakit mendekati 80 sampai 90 persen. Ia tak menampik beberapa BOR di beberapa rumah sakit sudah 100 persen dan menambah tempat tidur.
Begitupula dengan kebutuhan oksigen meningkat tajam, sehingga diperlukan pengaturan distribusi oksigen antar rumkit.
“Produksi oksien gas hanya bisa dilakukan salah satu perusahaan dengan daya 600 tabung per 24 jam.
Produksi terbatas sehingga harus dilakukan kepatuhan protokol kesehatan (protkes) agar keterpaparan bisa dikendalikan dan rumah sakit tidak over kapasiti.
Ketersediaan oksigen kita harian sangat terbatas, jika tidak bisa menahan keterpaparan lalu kemampuan penanganan turun maka angka kematian tinggi.
Mohon partisipasi masyarakat dalam 2 minggu meningkatkan kedisiplinan, jika tidak terlalu penting tetap di rumah,” tuturnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















