“BOM” Diledakan di Balaikota Banjarmasin, Begini Penjelasan Kapolda Kalsel

- Penulis

Senin, 21 Agustus 2023 - 15:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dua buah ” bom” diledakkan di Balai Kota Banjarmasin, Senin (21/8/2023). Bahkan, massa sempat terjadi bentrok dengan pihak kepolisiaan .

Sontak  membuat masyarakat yang berada di sekitar riuh . Tak hanya masyarakat yang berada di sana, Namun juga Kapolda Kalimantan Selatan, Kapolresta Banjarmasin dan Walikota Banjarmasin.

Ini semua merupakan rangkaian simulasi sistem pengamanan Kota Banjarmasin menjelang Pemilu 2024

Simulasi Simpakota ini juga diawali massa yang bentrok dengan pihak kepolisian. Hal ini dipicu lantaran tidak terima dengan putusan pemilu.Upaya massa semakin keras dengan menerobos blokade polisi. Massa berhasil dipukul mundur dengan siraman gas air mata dan mobil pengurai massa.

Menurut Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, simulasi ini dilakukan untuk menguji Standar Operasional Kerja (SOP) serta mengevaluasi kesiapan dari seluruh personil yang akan dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2024.“Ada hal-hal yang menjadi masukan, hal-hal yang harus kita evaluasi, yang mana tentunya tidak terlepas dari SOP yang ada,”  jelas Kapolda.

Baca Juga :   FINAL PIALA AFF Futsal 2024: Indonesia Juara Libas Vietnam 2-0

Dikatakan Andi Rian bahwa pihaknya sudah mengkoordinir seluruh Polres yang ada di Kalsel, untuk menggelar simulasi Sispam kota jelang Pemilu

“Jadi kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap di tiap-tiap Kabupaten/Kota di Kalsel, yang mana sekaligus untuk mengevaluasi di mana kekurangannya,” ujarnya.

Kapolda mengatakan ,akan menurunkan 2/3 pasukan yang ada di Polda Kalsel, untuk melakukan pengamanan saat Pemilu 2024 mendatang.

“Jadi itu kita turunkan untuk membantu jalannya proses pemilu nanti, termasuk juga untuk pengamanan selama pemilu berlangsung,” tambahnya.

Disinggung kerawanan di Kalsel?. Kapolda mengungkapkan secara nasional Kalsel tidak termasuk dalam daerah yang dianggap rawan.

Namun begitu pihaknya tetap mengantisipasi kerawanan-kerawanan yang bisa saja muncul.“Alhamdulillah secara nasional tidak dianggap rawan,” tegasnya.(YI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca