DIGELAR 4-6 September Event Kebudayaan Antasan Banjar Festival 2026

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suarindonesia – Antasan Banjar Festival 2026 masuk dalam agenda resmi Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. Event akan tersebut berlangsung mulai Jumat, 4 September hingga Minggu, 6 September 2026 di Gedung Balairung Sari, UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan.

Antasan Banjar Festival (ABF) merupakan festival musik tradisi tahunan yang merayakan kekayaan bunyi, budaya sungai, dan keberagaman musik Nusantara dengan Kalimantan Selatan sebagai titik temu. Diselenggarakan di tepian Sungai Martapura, Banjarmasin.

Festival ini menghadirkan pertunjukan musik, lokakarya, forum diskusi, pameran budaya, ruang ekonomi budaya. Serta berbagai aktivitas publik yang mempertemukan seluruh steakholder ekosistem musik. Berangkat dari filosofi sungai sebagai ruang perjumpaan dan pertukaran budaya. Antasan Banjar Festival menjadi wadah bagi musik tradisi untuk terus hidup. Berkembang dan berdialog dengan perkembangan zaman melalui semangat kolaborasi yang inklusif.

Berawal sebagai identitas penyelenggaraan Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) di Kalimantan Selatan, Sebuah program nasional yang memiliki dua mandat utama. Yaitu memperkuat musik tradisi sebagai warisan budaya sekaligus mendorong musik tradisi sebagai ruang inovasi. Antasan Banjar Festival terus berkembang sebagai platform pengembangan musik tradisi yang menghubungkan pelestarian, penciptaan, dan jejaring musik.

Baca Juga :   TERCATAT Kekayaan Intelektual Komunal Empat Ekspresi Budaya Tradisional Kalsel

Festival ini tidak hanya menampilkan kelompok-kelompok musik dari Kalimantan Selatan, namun juga berusaha menjangkau kelompok musik dari daerah di Indonesia dan mancanegara. Selain itu ABF juga mendorong lahirnya kolaborasi lintas budaya, regenerasi seniman, serta penguatan ekosistem musik tradisi. Melalui komitmen menghadirkan pengalaman budaya yang berkualitas, ABFl menempatkan Banjarmasin sebagai salah satu destinasi penting bagi perkembangan musik tradisi dan world music di Asia Tenggara.(RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERCATAT Kekayaan Intelektual Komunal Empat Ekspresi Budaya Tradisional Kalsel
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel
BEGINI Makna dari Festival Antasan Banjar 2026 “Re-connecting”
DIBUKA Staf Ahli Gubernur Kalsel Festival Antasan Banjar 2026
DISIAPKAN LPDP Rp6 Triliun Dana Abadi Kebudayaan
DIINTENSIFKAN Disdikbud Kalsel Rencana Kenaikan Tipoligi Museum Lambung Mangkurat
MASUK ERA BARU Strategi Kebudayaan Kalsel jadi Inklusif
DIVISITASI Kemendagri Rencana Kenaikan Grade Museum Lambung Mangkurat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:24

KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:31

WANTIMPRES Bentuk Rencana Enam Bidang Kerja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:21

PRESIDEN Prabowo: “Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16

BIAYA HAJI 2027 Ditetapkan Sebesar Rp98,4 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Headline

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca