BERSIHKAN 36 Titik Peredaran Narkoba di Kalsel

- Penulis

Jumat, 15 Februari 2019 - 02:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Daerah ini menjadi salah satu target utama peredaran gelap narkoba adalah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel).

Narkoba yang beredar di Kalsel, ternyata didominasi dari Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Demikian informasi yang disampaikan Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Heru Winarko pada Pengukuhan Desa Tunggul Irang Ilir sebagai Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar), Kamis (2/14) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Dikatakan, perdaran narkoba di Kalsel masuk dari luar daerah.

Kalsel merupakan satu target untuk menyebarnya obat terlarang itu.

Wilayah yang masih dianggap subur dan makmur, serta letak geografis yang memiliki pintu masuk dari berbagai daerah provinsi lain, baik dari darat, laut, maupun udara.

“Narkoba di Kalsel khususnya barang impor lebih banyak berasal dari Nunukan, Kalimantan Utara.

Kemudian diedarkan di Kalsel melalui jalur tranportasi air dan darat, tetapi khusus Kalsel saat ini peredaran narkoba relatif masih bisa dikendalikan,’’ ujarnya.

Pada bagian lain Heru Winarko, memuji komitmen dan semangat Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kalsel.

“Saya sangat senang melihat semangat dan komitmen dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kalsel,’’ ujar Heru Winarko.

Baca Juga :   PASTIKAN Siap Hadapi Dinamika Lapangan, Kapolresta Cek Peralatan Dalmas

[]Tangkal dan Bersihkan

Sementara, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dengan penuh semangat dan optimis dapat mengendalikan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Kalsel. Menurutnya, ada 36 titik yang menjadi tempat peredaran narkoba.

“Saya tadi mendapat laporan dari Kepala BNN, 36 titik ini harus kita tangkal biar tidak bisa berkembang dan bisa dikurangi atau bahkan dibersihkan dari kasus narkoba,’’ ujarnya.

Paman Birin begitu ia akrab disapa mengingatkan, bahaya yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba, seperti mengakibatkan gangguan kesehatan, rusaknya saraf, dan lain sebagainya.

“Penyalahgunaan narkoba ini sangat berbahaya, selain mengakibatkan gangguan kesehatan, juga dapat merusak saraf kita, ini yang sangat berbahaya.

Semoga para bandar atau pengedar dapat sadar dan dapat berusaha untuk mencari pekerjaan lain yang halal dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,’’ harapnya. (RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01