Suarindonesia – Berakhir sudah persembunyian dan perjalanan tersangka penganiayaan yakni Windy alias Erwin Tato (36).
Tersangka diringkus anggota gabungan Polsekta Banjarmasin Barat, dan Anggota Resmob Polres Banjar, saat perjalanan perjalanan di Desa Aranio Kabupaten Banjar, Minggu (15/9), lalu sekitar pukul 18.00 WITA.
Tersangka diketahui bertempat tinggal di Jalan Simpang Belitung RT 08 RW 01 Banjarmasin Barat.
Terbukti melukai dua korban masing-masing, Mahlani (28), warga Jalan Simpang Belitung Gang Rama-rama Banjarmasin Barat, dan Muhaimi (46), warga Jalan Simpang Belitung RT 01 RW 01 Banjarmasin Barat.
Peristiwa penganiayaan terjadi pada Kamis malam (12/9) lalu, sekitar pukul 21.00 WITA, bermula korban bersama rekannya bertemu dengan tersangka di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni tak jauh dari rumah korban Mahlani.
Tiba-tiba tersangka mendadak marah-marah. sehingga terjadii cecok mulut antara para korban dengan tersangka.
Tersangka langsung mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis parang dan membacokan terhadap kedua korban.
Kedua korban tak berdaya langsung dilarikan warga ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) RUmah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansari Saleh Banjarmasin.
Namun salah satu korbannya bernama Muhaimi meninggal dunia, saat mendapatkan perawatan medis selama tiga hari.
Tersangka yang hilang bersembunyi dan rupoanya hendak pulang ke Banjarmasin.
Anggota gabungan dipimpin Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Mars Suryo Kartiko, akhirnya menangkapnya tersangka (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















