BEDA KLAIM REUNI, PA 212 Klaim 1 Juta Peserta, Polisi Sebut 10 Ribu

- Penulis

Sabtu, 30 November 2019 - 20:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

SuarIndonesia – Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif memprediksi acara Reuni Mujahid 212 di Monas, Jakarta, Senin (2/12) mendatang akan dihadiri lebih dari satu juta orang.

Menurutnya, massa dari luar Jakarta yang ingin menghadiri acara Reuni Mujahid 212 sudah mulai bergerak menuju Jakarta pada hari ini.

“(Diprediksi) kurang lebih satu jutaan,” kata Slamet lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (30/11).

Prediksi Slamet ini berbeda dari Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono yang memprediksi reuni 212 dihadiri 10 ribu peserta. Polisi juga tidak mengerahkan pengamanan spesial untuk reuni 212.

Slamet menyampaikan bahwa persiapan acara Reuni Mujahid 212 saat ini sudah mencapai 90 persen, dengan panggung dan alat pengeras suara sudah mulai dipasang di area Monas.

Slamet menambahkan, pihaknya juga telah mengantongi izin untuk menggelar acara Reuni Mujahid 212. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya yang telah memberikan izin tersebut.

PA 212, FPI, GNPF Ulama dan beberapa kelompok Islam berencana menghelat Reuni 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Senin, 2 Desember mendatang. Reuni kali ini adalah yang ketiga kalinya.

Baca Juga :   MENDAGRI Tito: Data Dukcapil Fondasi E-Government

Alumni 212 sendiri terbentuk sejak 2016 lalu ketika gelombang massa dari berbagai daerah berkumpul di Monas. Kala itu, mereka berkumpul untuk menyampaikan kritik terhadap eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait penodaan agama.

Ahok pun divonis bersalah dan dipenjara dua tahun. Selain itu, Ahok pun kalah di Pilkada DKI Jakarta atas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Meski demikian, massa yang berkumpul di Monas pada 2 Desember 2016 tidak sepenuhnya hilang usai Ahok divonis bersalah oleh pengadilan terkait kasus penodaan agama. Sebaliknya, alumni 212 justru dilembagakan dengan nama Presidium Alumni 212 yang kini bernama Persaudaraan Alumni 212.

Pada 2 Desember 2017 dan 2018 lalu, alumni 212 juga menggelar reuni di kawasan Monas. Ada sejumlah aspirasi yang disampaikan setiap kali reuni digelar. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun
GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”
DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng
MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla
INOVASI DUMAKRON Diujicobakan dalam OMC di Kalimantan
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05