Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, HM. Muslim
SuarIndonesia– Target vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok (herd imunity) di Kalsel mencapai 3 juta penduduk. Hingga saat ini baru tercapai kurang lebih 30 persen vaksinasi.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, HM. Muslim, tak menampik hal tersebut.
Dikatakannya, salah satunya yang menyebabkan capaian vaksinasi masih rendah karena sebagian masyarakat termakan hoax bahaya vaksin.
Ia menambahkan, capaian vaksinasi lansia masih rendah karena banyak yang tak bisa disuntik vaksin.
Disebutkannya, banyak lansia ditunda untuk mendapatkan vaksin saat proses screening seperti mengalami tekanan darah tinggi dan memiliki penyakit penyerta yang termasuk golongan tidak divaksin.
“Selain itu, faktor mobilitas juga menghambat vaksinasi. Para lansia kesulitan untuk mendatangi tempat vaksinasi dan harus didampingi,” bebernya.
Menurut pria yang juga menjabat Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel, ini pihaknya merancang beberpa skema guna percepatan capaian vaksinasi.
Dinkes Kalsel bakal melaksanakan Vaksinasi Bergerak Door to Door dalam waktu dekat.
Menurutnya Vaksinasi Bergerak yang menjadi fokus utamanya adalah lansia. Saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan titik.
“Nanti akan dilaksanakan Vaksinasi Bergerak Door to Door untuk lebih mudah menjangkau lansia,” ucapnya.
Vaksinasi bergerak menurut Muslim menjadi skema yang bagus untuk mempercepat capaian vaksunas. Hal tersebut berkaca pada kegiatan sebelumnya vaksinasi bergerak yang dipimpin Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor.
Peningkatan signifikan terjadi saat dilaksanakan Vaksinasi Bergerak oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin pada 6-9 Oktober tadi di 13 kabupaten/kota.
“Kalau yang dari empat hari itu ya, suntikannya sekitar 111 ribu warga yang tersuntik,” pungkasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















