Suarindonesia – Hinggga sore kemarin intrusi air laut di Banjarmasin terus meningkat dan dikabarkan sudah memasuki level tertinggi, laporan kondisi air sungai di Banjarmasin juga sudah menyebutkan tidak layak konsumsi.
Kondisi itu juga memaksa PDAM Bandarmasih menghentikan pengambilan air baku di Sungai Martapura melalui Intake Sungai Bilu, Banjarmasin.
Bahkan sudah tiga hari yang lalu Intake Sungai Bilu dihentikan produksi karena kadar garam sungai meningkatkan hingga mencapai 3.786 mg. Sementara ambang batas kadar garam kelayakan air minum itu hanya 250 mg, kata Humas PDAM Bandarmasih, Nur Wakhid kepada awak media, melalui pesan singkatnya melalui Whatsapp, Minggu (29/09/2019).
Ia juga menyebutkan, air baku dari Intake Sungai Bilu sementara ini terpaksa dihentikan karena kadar garamnya tak bisa diolah kendari dicampur. Meskipun demikian, air baku di Intake Sungai Tabuk masih bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di perkotaan.
Hanya saja, ujar Wakhid, distribusi ke pelanggan tidak bisa maksimal, pihaknya terpaksa mengurangi 30 persen produksi air ledeng.
“Karena air baku dari intake Sungai Bilu dihentikan dan kami hanya mengandalkan di intake Sungai Tabuk, Banjar. Kepada pelanggan kami meminta maaf distribusi air bersih berkurang hingga 30 persen,” katanya.
Wakhid juga melanjutkan, belakangan ini hujan sudah mulai mengguyur belahan Kalsel termasuk di Banjarmasin, namun kadar garam masih terbilang tinggi dari batas standar seperti yang disebutkan di atas. Kadar garam 3.786 itu terakhir diambil pihaknya pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WITA.
“Meski sempat hujan beberapa hari ini, namun belum bisa menurunkan kadar garam hingga kurang dari 250 mg/liternya, mengingat hujannya di permukaan saja sementara sumber air Sungai Martapura dari Hulu,” katanya.
Karena itu, untuk mengatasi kekurangan pendistribusian 30 % dari produksi PDAM Bandarmasih, Wakhid menyebutkan, pihaknya membuka layanan tandon di Tower Soetoyo 2 x 3000 liter dan di Boster S.Parman 2 x 300 liter.
Kemudian layanan tandon kapasitas 1.200 liter menggunakan mobil pick up yang diantar ke pelanggan dengan harga 1/3 dari harga mobil yang tangki yang di pasangi spanduk dengan tulisan Percepatan Pelayanan Air PDAM ke Pelanggan. Layanan tangki itu bisa menghubungi ke nomor berikut : 08115131643, 08115131326 dan 081255763905.
“Khusus untuk masyarakar yang mau air ratisan, warga bisa mendatangi ke IPA Pramuka, namun membawa surat dari RT dan tandatangan 5 orang pelanggan,” demikian Humas PDAM Bandarmasih, Nur Wakhid.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















