SuarIndonesia – Penyaluran jaring pengaman sosial selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Banjarmasin terlambat disalurkan.
Hingga hari ke – 3 PBBB, Minggu (26/04/2020) warga yang berhak mendapatkan bantuan tersebut belum menerimanya.
Bantuan sosial ini juga diatur dalam Peraturan Walikota Nomor 33 Tahun 2020 di BAB V Pasal 17 tentang Pemenuhan Kebutuhan Hidup Dasar Penduduk Selama PSBB.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, keterlambatan bantuan selama 14 hari masa PSBB ini disebabkan belum selesainya pendataan.
“Memang ada kendala kecepatan untuk pemenuhan dua puluh ribu itu. Memang tak mudah bagi pemko untuk menyeleksi data,” ucapnya.
Pemko perlu waktu untuk mengentry data. Sebab ujarnya perlu ketelitian untuk menghindari salah sasaran.
“Karena ini perlu waktu dan tenaga untuk entry. Jangan sampai salah sasaran karena kita juga mengakomodir yang di luar data RT. Jangan sampai nanti yang nerima bantuan tumpang tindih,” ungkapnya.
Hingga saat ini, data warga di luar data basis terpadu yang diasumsikan 20 ribu baru terentery di 17 kelurahan dari total 52 kelurahan.
Ibnu yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Percepatan Penangan Covid-19 Banjarmasin mengatakan, penyaluran bantuan ini bakal dilakukan secara bertahap yang rencananya mulai dilakukan Senin (27/04/2020).
“Pertama di Kecamatan Banjarmasin Tengah dulu untuk memenuhi di enam kelurahan. Mudah-mudahan mulai hari Senin kita mulai realisasi,” ujarnya.
Ibnu mengklaim bahwa penyediaan bantuan sosial berupa sembako dan bantuan langsung tunai (BLT) sebenarnya sudah disiapkan.
Lebih lanjut Ibnu mengungkapkan, bahwa jumlah warga penerima bantuan sosial ini bakal ditambah jumlahnya. Pasalnya, dari 17 kelurahan yang terdata jumlahnya sudah mencapai 15 ribu.
“Dan kami sepakat lagi ditambah jsdi 50 ribu. Karena melihat entry data di 17 kelurahan saja sudah 15 ribu,” bebernya.
Ibnu pun meminta maaf atas keterlambatan ini. Mengingat, hingga hari ke – 3 PSBB bantuan tersebut masih belum tersalurkan.
“Kami juga meminta maaf sampai hari ke 3 ini sembako belum bisa diturunkan,” demikian Walikota Ibnu Sina.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















