Banjir Terus Meluas, Jalan Nasional di Tanbu dan Kotabaru Ikut Tergerus

- Penulis

Selasa, 11 Juni 2019 - 00:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia –   Musibah banjir yang menimpa Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kotabaru terus meluas dan menyebabkan jalan nasional ikut tergerus (kerusakan).

Tidak hanya rumah atau fasilitas warga saja yang rusak akibat diterjang banjir,  ruas jalan nasional juga turut tergerus.

Hal ini diakui Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Kalsel 1 Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah XI Banjarmasin, Syahriliansyah,

Dikatakan Syahril, paling banyak kerusakan akibat banjir tersebut di Kabupaten Tanah Bumbu.

Berdasarkan data sementara, kerusakan terjadi di ruas Kintap-Sungai Cuka,  Sungai Cuka-Sebamban, Sebamban-Pagatan,  dan Batulicin-Lumpangi.

“Berdasarkan pengamatan sementara kerusakannya permukaan aspak terkelupas dan bahu jalan tergerus.

Jumlah pastinya berapa kilometer yang rusak masih belum, karena sebagian masih ada yang terendam.

Besok (hari ini, red)  kami perkirakan air surut dan pendataan final bisa dilaksanakan,” jelas pria yang akrab disapa Khairil ini.

Sedangkan jalan di Kotabaru yang turut terdampak kerusakan akibat banjir di ruas Kotabaru-Stagen-Tanjung Serdang.  Kerusakan yang terjadi juga sama, aspal terkelupas menyebabkan jalan berlubang dan bahu jalan tergerus.

Lantas bagaimana penanganan kerusakan tersebut?.

Khairil menyebut menunggu laporan kondisi di lapangan.

Apabila kerusakan ringan maka diperbaiki melalui paket rutin ruas tersebut,  namun jika rusak berat maka dimasukan program penangan pasca banjir atau bencana alam.

“Hari ini ketahun apakah kerusakan berat atau ringan.

Jika agak berat maka diajukan program penanganan pasca banjir.

Pasti kerusakan di sana kami tangani segera setelah banjir hilang,” tegasnya.

Dihunungi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kalsel, Wahyudin menjelaskan, banjir di Kotabaru mulai surut.

Baca Juga :   PASTIKAN LAYAAN Cepat dan Transparan, Kapolresta Banjarmasin Turun Langsung Memantau

Saat ini, ujarnya, menyisakan sisa longsor yang terjadi berbarengan dengan banjir.

“Ada sekitar 50 meter jalan yang tertutup lumpur, saat ini BPBD Kotabaru sedang mengeruk tumpukan lumpur tersebut.

Banjir di Kotabaru sebentar saja,  sehingga warga tidak lama mengungsi,” urainya.

Berbeda dengan di Kotabaru, tambah pria yang akrab disapa Ujud ini,  di Tanah Bumbu banjir masih cukup tinggi.

Atas dasar itu, pihaknya membuka tenda darutat untuk warga yang mengungsi.  “Yang masih banjir di daerah Batulicin dan Mentewe,”  bebernya.

Sehari sebelumnya, Gubernur Sahbirin Noor turut langsung ke lokasi banjir di Tanah Bumbu, untuk turut serta mengatur lalu lintas bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Roy Rizali Anwar.

Kawasan yang sempat dikunjungi gubernur antara lain, sejumlah ruas jalan menuju Hulu Sungai dan Kawasan Pesisir antara lain Kintap, Sebamban, dan Batulicin.

Bahkan di antara kawasan rawan banjir tersebut Paman Birin turun dari mobil untuk  mengatur arus lalu lintas membantu para pemudik yang terjebak banjir.(RW)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca