SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial hari ini mengirim logistik terutama bahan pangan untuk membantu meringankan beban masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu yang terdampak banjir.
“Hari ini kapal carteran berangkat ke Mahakam Ulu dari Samarinda dengan membawa berbagai jenis bahan pangan seperti beras, mi instan, telur, bahan pangan dalam kaleng, dan lainnya,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltim Agus Tianur di Samarinda, Kamis (16/5/2024).
Bahan pangan yang dikirim Kamis ini akan sampai di Ujoh Bilang, Ibu Kota Kabupaten Mahakam Ulu, dua hari mendatang atau pada Sabtu pagi, karena akses ke daerah itu memang harus menggunakan jalur sungai yakni Sungai Mahakam.
Kecuali untuk obat-obatan, pihaknya akan mengirim menggunakan jalur darat dari Samarinda ke Kabupaten Kutai Barat, namun dari Kutai Barat tetap harus pindah transportasi ke jalur sungai yakni melanjutkan perjalanan menggunakan kapal cepat untuk sampai ke Ujoh Bilang.
“Sebelum kejadian banjir, kami juga sudah menyuplai bahan pokok ke Mahakam Ulu, termasuk ke Kutai Barat. Sedangkan pengiriman logistik hari ini karena keadaan darurat yang memang harus kami lakukan penanganan untuk warga terdampak,” katanya.
Banjir di Mahakam Ulu, lanjutnya, memang lumrah terjadi saat curah hujan tinggi dengan durasi lama. Sedangkan banjir yang terjadi kali ini merupakan kejadian di atas lumrah, sehingga perlu penanganan. Dalam hal ini yang diutamakan adalah kebutuhan logistik.
Kamis ini merupakan banjir hari keempat di Mahakam Ulu dengan ketinggian rata-rata dua meter atau sampai di atap pemukiman warga. Sedangkan banjir hari pertama hingga hari ketiga ketinggian sekira 50 sentimeter.
“Semua kecamatan (lima kecamatan) di Mahakam Ulu hari ini terdampak banjir. Kami juga mengupayakan hari ini ada surat dari BPBD Mahakam Ulu untuk diserahkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penetapan status darurat bencana,” kata Agus.
Basarnas Kaltim Kirim Tim SAR Gabungan
Badan SAR Nasional (Basarnas) Kalimantan Timur (Kaltim) mengirimkan tim SAR gabungan untuk membantu penanganan banjir yang melanda 35 kampung yang tersebar pada sejumlah kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu.
“Tim SAR gabungan yang sudah berangkat hari ini ke Kabupaten Mahakam Ulu adalah Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan dan Pos SAR Samarinda. Lama perjalanan diperkirakan antara 12-15 jam, sehingga besok baru tim sampai di lokasi,” kata Kepala Basarnas Kaltim Dody Setiawan dalam rilisnya di Samarinda, Kamis (16/5/2024).

Akses jalan dari Samarinda ke Kutai Barat masih normal, namun untuk akses jalan dari Kutai Barat ke Mahakam Ulu. banyak yang tertutup karena banjir yang cukup besar akibat luapan sungai, sehingga banyak kawasan pemukiman penduduk terendam air.
Dikutip AntaraNews, banjir di Mahakam Ulu mulai terjadi pada Senin (13/5), sedangkan laporan yang masuk ke Basarnas Kaltim baru Kamis ini, sehingga pihaknya langsung berkoordinasi dengan semua pihak terkait begitu mendapat laporan dan langsung memberangkatkan tim ke lokasi meski jaraknya cukup jauh yakni 337 km dari Balikpapan.
Berdasarkan informasi yang pihaknya kumpulkan pada Senin (13/5) sekira pukul 08.30 Wita mulai terjadi bencana banjir di Mahakam Ulu akibat limpahan arus deras bagian hulu Sungai Mahakam yakni bersumber dari Sungai Long Apari (Kabupaten Mahakam Ulu) dan Sungai Boh (Kabupaten Malinau – Kalimantan Utara).
Pemukiman warga di Mahakam Ulu yang terdampak banjir ini dengan ketinggian air variatif, tergantung pada tingkat kerendahan lokasi yang ditempati, sehingga ada yang hanya terendam beberapa sentimeter dan ada yang sampai atap rumah.
Berdasarkan data sementara, dari 50 kampung di Mahakam Ulu Mahulu, 35 diantaranya terendam banjir yakni 11 kampung di Kecamatan Long Bagun, meliputi Kampung Long Bagun ilir, Batoq Kelo, Long Bagun Ulu, Ujoh Bilang, Rukun Damai, Batu Majang, Long Hurai, Memahak Besar, Memahak Ulu, Long Merah, dan Kampung Long Melaham. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















