BANJARMASIN Terima Dana Fiskal Rp 5,7 Miliar

- Penulis

Rabu, 4 September 2024 - 21:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Keberhasilan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin akhirnya berbuah manis. Satu persatu penghargaan dari pemerintah pusat berhasil diraih.

Hari Rabu (4/8/2023), Wakil Walikota Banjarmasin, H Arifin Noor, penghargaan berupa dana insentif fiskal dari pemerintah pusat.

Dana sebesar Rp5,7 miliar itu diserahkan kepada pemerintah daerah yang dinilai telah berhasil dalam berinovasi menurunkan angka stunting.

Penyerahannya pun langsung dilakukan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, di Aula Sekretariat Negara. “Jadi kita dapat intensif dari pemerintah untuk Banjarmasin kita mendapatkan kurang lebih Rp5,7 miliar. Mudah-mudahan ini menjadi apresiasi bagi kita Kota Banjarmasin karena telah mendapatkan intensif tahun 2024,” ucap, H Arifin Noor.

Ia berharap, anggaran yang telah diterima itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga angka stunting di kota berjuluk seribu sungai terus menurun dan menjadikan program Indonesia emas tahun 2045 terwujud.

Dalam arahanya, Wapres meminta semua kepala daerah di Indonesia untuk mempercepat penurunan angka stunting dengan berkomitmen membebaskan anak Indonesia dari stunting.

Tak hanya itu, Ma’ruf Amin juga meminta para kepala daerah terus melanjutkan program penurunan stunting ini secara konsisten. “Peran pemimpin mempengaruhi hasil yang dicapai setiap periode. Karena itu saya meminta para kepala daerah untuk menjadikan evaluasi program sebelumnya sebagai masukan utama perbaikan program kedepan.

Baca Juga :   BUKA LELANG Jabatan Dua Kadis di Pemko Banjarmasin

“Kemudian komitmen kepemimpinan di pusat dan daerah harus terus dipertahankan, dan tajam intervensi, penyediaan data kelompok sasaran yang lebih akurat, pemantauan secara berkala,” katanya, saat memberikan arahan dalam acara tersebut.

Selain itu, ia juga menginginkan para kepala daerah memperkuat koordinasi lintas sektor di pusat dan daerah melalui pembagian peran yang jelas, serta melakukan diseminasikan pemahaman tentang stunting yang benar kepada masyarakat.

Masih menurut Wapres, saat ini sebagian masyarakat masih memiliki pemahaman keliru terkait stunting. “Pemahaman yang benar adalah titik awal untuk melakukan intervensi yang tepat sasaran,” ucapnya.

Program percepatan penurunan stunting, kata Wapres lagi, harus terus dilanjutkan dan disempurnakan dalam periode pembangunan berikutnya. Sebab, jelasnya, hal ini merupakan upaya menciptakan generasi unggul sesuai visi Indonesia emas 2045.(*/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku
KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN
KO ANDRE ‘The Doctor” Ditangkap Bareskrim
PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 20:40

KO ANDRE ‘The Doctor” Ditangkap Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Jumat, 3 April 2026 - 15:07

SOROTI Dampak PNP, DPRD Kalsel Dorong Pendataan Lebih Ketat

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca