Banjarmasin akan Datangkan Truk Compactor

- Penulis

Minggu, 13 Januari 2019 - 23:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Menyusulnya sampah ota Banjarmasin semakin hari kian meningkat sementara armada pengangkut sampah punya performa yang terbatas. Mengambil jalan tengah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin berencana mendatangkan satu truk sampah compactor yang dinilai punya kinerja lebih oke.

Truk sampah compactor merupakan armada pengangkut yang sudah memiliki alat pemadat sampah pada bagian baknya. Praktis, saat petugas memasukkan limbah dalam truk bakal langsung dipadatkan.

Nah, untuk satu unit, truk sampah compactor bisa menampung sampah setara dengan 3 buah armada biasa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Drs H Mukhyar menyatakan selain truk sampah compactor membuat pengelolaan sampah menjadi lebih efektif dan efisien, armada pengangkut ini juga bisa mencegah tetesan air sampah jatuh ke jalan.

“Fungsi lainnya, compactor ini kegunaannya untuk mengpres sampah. Jadi, ketika diambil di tempat penampungan sementara (TPS), maka sampah itu ditekan dulu untuk dikirimkan ke TPA,” ucapnya.

Untuk sementara waktu, Mukhyar mengaku hanya mengusulkan satu unit truk sampah compactor melalui dari dana insentif daerah, dalam pengadaan tahun 2019. Diperkirakan, untuk satu unitnya senilai Rp400-Rp600 juta. “Makanya kita coba satu dulu, efektif atau tidaknya. Bila dirasa efektif, maka akan kita tambah,” ujarnya.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Bahkan untuk diketahui, truk sampah compactor bisa memanfaatkan muatannya hingga sepertiga dari volume awal. Oleh karena itu, jumlah sampah yang diangkut bisa lebih banyak dibanding menggunakan truk sampah konvensional.

Truk compactor ini dinilai lebih aman untuk mengangkut sampah karena meminimalisasi potensi sampah tercecer sepanjang perjalanan menuju tempat pembuangan akhir. Desainnya dengan bak tertutup dan miring ke arah dalam memungkinkan pengangkutan sampah yang bebas bau, sekaligus berfungsi menjaga cairan sampah agar tidak mengotori lingkungan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru