Bangunan di Sungai Lulut Masuk Sepadan Sungai, Pemkab Tak Janji Ganti Rugi

- Penulis

Minggu, 3 Februari 2019 - 22:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sebagian bangunan di Sungai Lulut Jalan Martapura Lama, Kabupaten Banjar akan dibersihkan untuk dijadikan lahan peningkatkan jembatan.

Ada sedikit kendala yang dihadapi pemerintah Kabupaten Banjar terkait pembebasan lahan.

Pasalnya, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjar, M Hilman, sebagian bangunan milik warga masuk sepadan sungai.

Dikatakan Hilman, Pemkab Banjar mempunyai aturan bangunan tidak boleh masuk sepadan sungai. Ia menduga jika bangunan masuk sepadan sungai maka tidak mungkin mempunyai sertifikat.

“Tidak mungkin BPN mengeluarkan sertifikat yang bertentangan dengan ketentuan pemkab, ” kata Hilman.

Atas dasar hal tersebut, Hilman mengaku akan turun ke lapangan bersama BPN.

Baca Juga :   KAKEK MATNOR Tercebur Bersama Motornya di Lumpuran Sungai dan Melepas Nyawa

Dikatakannya, jika tidak ada sertifikat maka pemerintah tidak diperbolehkan mengganti pembebasan lahan.

“Jika tak ada sertifikat maka yang diganti hanya bangunannya saja, itu nanti dihitung tim apraisal berapa bangunan yang harus diganti dengan biaya,” tegasnya.
Di sisi lain,  Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar melalui Kepala Bidang Bina Marga, M Yasin Toyib menambahkan, proses lelang peningkatkan jembatan Sungai Lulut dilaksanakan setelah lahan sudah siap. “Anggaran sudah kami siapkan, tinggal menunggu kesiapan lahn,” katanya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca