BANDINGKAN NABI MUHAMMAD SAW dengan Soekarno, Anwar Abbas: Perbuatan Tidak Terpuiji

- Penulis

Senin, 18 November 2019 - 18:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anwar Abbas, Sekjen MUI sekaligus Ketua PP Muhammadiyah, menyebut Sukmawati lakukan tindakan tak terpuji. (CNN Indonesia/Safir Makki)

SuarIndonesia – Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan politikus Sukmawati Soekarnoputri melakukan tindakan tak terpuji karena membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno yang hidup di zaman berbeda.

Hal itu disampaikan Anwar untuk merespons pernyataan Sukmawati dalam video yang viral di media sosial. “Mana lebih bagus Pancasila atau Al Qur’an? Sekarang saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad apa Ir. Soekarno untuk kemerdekaan?” kata Sukmawati.

“Jelas aja yang berjuang di abad 20 itu Soekarno. Muhammad kan [lahir tahun] 500-an masehi. Ngapain Nabi Muhammad dibawa-bawa? Kenapa enggak Abraham Lincoln, kenapa tidak Napoleon? Di situ tendensiusnya,” kata Anwar, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (18/11).

“Menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya itu perbuatan yang tidak terpuji. Apa yang dilakukan Sukmawati itu perbuatan tidak terpuji,” ia menambahkan, sambil menyebut bahwa ini merupakan pernyataan pribadinya, bukan organisasi.

Terkait perbandingan antara Pancasila dan Al Qur’an, Anwar menyebut Pancasila tak akan ada jika kitab suci agama Islam itu tak sampai ke Indonesia. Pasalnya, sari pati Pancasila diambil dari ajaran Islam, terutama sila pertamanya.

Baca Juga :   DIULTIMATUM ! Gubernur Muhidin Pemegang Izin Pengelolaan Karbon

“Pancasila tidak akan ada kalau tidak ada agama Islam,” kata dia.

Dalam klarifikasinya, Sukmawati mengklaim tidak sedang membandingkan jasa Soekarno dengan Muhammad terhadap Indonesia. Video itu, kata dia, hanya sebagian kecil dari pernyataannya saat berbicara di forum anak muda yang mengusung tema untuk membangkitkan nasionalisme, menangkal radikalisme, dan memberantas terorisme.

Bagi Anwar, yang juga Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), alasan ini tak bisa dibenarkan. Alangkah baiknya, kata dia, upaya untuk menghidupkan semangat nasionalisme tak perlu sampai merendahkan pihak lain.

“Kalau angkat sesuatu jangan injak yang lain. Jangan angkat Sukarno injak Nabi Muhammad,” cetusnya.

Ia juga menyoroti soal riwayat kontroversial Sukmawati terkait dugaan pelecehan agama. Misalnya, puisi yang menyebut kidung lebih merdu dari azan, serta memakai sari konde lebih cantik dari cadar.

“Dari pernyataannya melecehkan ya,” ucap Anwar.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun
GANDENG Polda Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel Sosialisasi “Risk Assessment”
DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng
MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla
INOVASI DUMAKRON Diujicobakan dalam OMC di Kalimantan
AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik
CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05