AUDIENSI Driver Online, Gubernur Kalsel Soroti Praktik Sejumlah Aplikator

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 22:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Driver Online Kalsel Bersatu (DOKB) di Kantor Gubernur, Banjarbaru, Selasa (28/10/2025). (SuarIndonesia/Adv)

Driver Online Kalsel Bersatu (DOKB) di Kantor Gubernur, Banjarbaru, Selasa (28/10/2025). (SuarIndonesia/Adv)

Suarindonesia – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyoroti praktik sejumlah aplikator transportasi online yang dinilai merugikan para pengemudi di daerah ini.

Hal tersebut disampaikan usai menerima audiensi dari Driver Online Kalsel Bersatu (DOKB) di Kantor Gubernur, Banjarbaru, Selasa (28/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Muhidin didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel M. Fitri Hernadi dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel M. Muslim.

Audiensi dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan para pengemudi yang tergabung dalam DOKB terkait pembagian hasil yang dianggap tidak sesuai dengan ketentuan.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan perwakilan DOKB, tarif resmi per kilometer sebenarnya telah ditetapkan sebesar Rp4.000.

Namun, dalam praktiknya, pengemudi hanya menerima Rp 3.700 per kilometer, sementara selisih Rp 300 masuk langsung ke pihak aplikator.

“Ini jelas merugikan para driver di Kalimantan Selatan.

Dari harga Rp4 .000 per kilometer, mereka hanya menerima Rp 3.700.

Artinya ada potongan Rp 300 yang tidak dibagikan,” kata Gubernur H. Muhidin.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur menyatakan akan segera menyampaikan laporan dan koordinasi kepada Kementerian Perhubungan serta Kementerian Komunikasi dan Digital agar menegur aplikator yang terbukti melakukan pelanggaran.

Baca Juga :   SINERGI CSR dan Pembangunan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam jika kebijakan aplikator terbukti merugikan masyarakat.

“Kalau aplikator masih mengurangi pendapatan yang seharusnya diterima pengemudi, saya minta agar izinnya dicabut atau diblokir di Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Gubernur menekankan bahwa keberadaan transportasi online seharusnya memberikan manfaat bagi semua pihak, terutama para pengemudi yang menjadi ujung tombak layanan.

Ia juga berharap ke depan ada pengawasan yang lebih ketat terhadap operasional aplikator agar berjalan adil dan berpihak kepada masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Driver Online Kalsel Bersatu (DOKB) menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur terhadap aspirasi mereka serta berharap pemerintah dapat memperjuangkan agar sistem pembagian hasil dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca