APBD 2026 Disahkan, DPRD Kalsel Soroti Penyesuaian Belanja Daerah

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penetapan APBD Provinsi Kalsel) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kalsel, Selasa (25/11/2025) (SuarIndonesia/Ist)

Penetapan APBD Provinsi Kalsel) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kalsel, Selasa (25/11/2025) (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kalsel, Selasa (25/11/2025).

Semua dengan anggaran pendapatan Rp 7,3 Triliun lebih dan Belanja Rp 9.20 5 Trinlun. Ini, diwarnai oleh sorotan mengenai kondisi fiskal daerah yang menantang.

Meskipun Raperda APBD 2026 akhirnya disetujui bersama, proses pembahasan yang intensif oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) harus menghadapi realitas menurunnya pendapatan transfer dari pemerintah pusat.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Muh. Alpiya Rakhman, SE, MM, saat menyampaikan laporan hasil pembahasan Banggar, menegaskan bahwa penurunan pendapatan tersebut memaksa adanya penyesuaian belanja yang signifikan.

“Tahun anggaran 2026 memerlukan penyesuaian belanja akibat menurunnya pendapatan transfer pusat. Penyesuaian ini harus dilakukan agar APBD tetap realistis dan dapat menjangkau program prioritas,” ujar Alpiya.

Karena itu, fokus utama yang ditekankan oleh Banggar adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efisiensi belanja di berbagai sektor.

Tujuannya adalah memastikan bahwa program-program esensial tidak terganggu.

Baca Juga :   POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda

Di tengah keterbatasan anggaran, Gubernur Kalsel H. Muhidin menegaskan komitmen Pemprov untuk mempertahankan fokus pada sektor pelayanan dasar dan penguatan ekonomi. Gubernur menyebut pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial sebagai prioritas utama yang harus diselamatkan dari dampak penyesuaian anggaran.

Selain itu, penguatan sektor strategis seperti industri, UMKM, pertanian, dan pariwisata juga tetap menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan daya saing daerah.

Pemerintah Provinsi dan DPRD Kalsel bekerja lebih keras dalam mengelola sumber daya internal dan memprioritaskan anggaran secara tajam, agar penurunan dana transfer pusat tidak menggoyahkan kesinambungan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Banua. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KOORDINASI ke Kemendagri, Banggar DPRD Kalsel Pastikan Penguatan APBD 2027
DUEL MAUT Juru Parkir Melawan Penjaga Malam, Seorang Tewas
KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8
TANGIS HARU PECAH di Depan Posko Basarnas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
TIM DVI Polda Kalsel Telah Berangkatkan Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 untuk Dimakamkan
BAGIKAN Nasi Bungkus kepada Keluarga Korban KM Virgo Transport 8
BASARNAS Menunggu Kedatangan KRI Kanopus Selasa Ini, di Lokasi Tenggelam KM Virgo Transport 8
TIM DVI Polda Kalsel Identifikasi Satu Korban Tenggelam Kapal Virgo Transport 8

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 22:03

DUEL MAUT Juru Parkir Melawan Penjaga Malam, Seorang Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Selasa, 15 September 2026 - 20:22

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tim 9 Kejagung Sita 38 Objek Tanah

Senin, 14 September 2026 - 21:12

API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

Senin, 14 September 2026 - 21:04

TRAGEDI Kapal Virgo Transport 8: 2 Warga Asal Sampit Masih Hilang

Senin, 14 September 2026 - 20:56

KARHUTLA Kobar: Ada Satu Tersangka dan 8 Diperiksa

Minggu, 13 September 2026 - 21:46

ASAP Karhutla Selubungi Jalur Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama

Sabtu, 12 September 2026 - 22:10

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca