Suarindonesia,– Pelantikan anggota DPRD Kalsel dan Kota Banjarmasin ternyata mencatat sejarah tersendri. Bagaimana tidak , prosesi pelantikan yang mendapat pengawalan ketat aparat gabungan dengan pemberlakuan sistem pengamanan berlapis, ternyata menorehkan sejarah bagi keluarga besar H Suripno Sumas.
Bagaimana tidak politisi PKB Kalsel tahun ini memang boleh bangga. Karena selain dirinya dilantik bersama 55 anggota DPRD Kalimantan Selatan periode 2019-2024 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Banjarmasin Sarif Usman dalam rapat paripurna istimewa di Ruang Mansyah Addrian Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (9/9/2019), ternyata menantunya pun Hj Karmila ikut dilantiknya bersamanya.
Tak hanya di DPRD Kalsel, tetapi putra sulungnya H Dedy Sophian SE serta Harry Wijaya SH MH suami dari Hj Karmila Muhidin juga dilantik menjadi anggota DPRD Kota Banjarmasin Periode 2019-2024.

“Meski diwarnai aksi unjuk rasa di depan Rumah Banjar maupun di DPRD Kota Banjarmasin tetapi kami sangat lega dan bersamaan dengan itu rapat paripurna istimewa pelantikan dan pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kota Banjarmasin Periode 2019-2024 juga berlangsung Senin (9/9),’’ ucap Suripno yang mendatangi anggota DPRD Kota bersama menantu Hj Karmila serta istrinya usai pelantikan.
Bedanya H Dedy Sophian telah menjalani periode kedua sebagai anggota DPRD Kota Banjarmasin, sedangkan H Herry Wijaya baru pertama kali menjadi Anggota Dewan. Diketahui kedua kakak beradik ini berbeda parpol.
Jika sang adik H Harry Wijaya politisi PAN, sementara sang kakak H Dedy Sophian dari PKB.
Walau demikian, Dedy menyatakan tetap profesional menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai wakil rakyat Banjarmasin.
“Saya pastikan saya tetap profesional, karena PKB juga memiliki visi dan misi untuk mensejahterakan rakyat,” ujar dia, usai mengikuti prosesi pelantikan sebagai anggota dewan.

Ia juga menyatakan, siap berkolaborasi jika sama-sama mempunyai kebijakan yang pro rakyat. “Selama masih positif akan saya dukung. Tapi jika di luar itu saya akan tetap kritik,” tegasnya.
Setali tiga uang, hal serupa juga sang adik Hery Wijaya. Ia mengatakan, tetap profesional. “Kita tetap profesional sebagai dewan, walau ada ikatan saudara,” ujar.
Jadi, saat disinggung sebagai ketua DPRD Banjarmasin sementara dan digadang-gadang akan menjabat ketua dewan definitif, Hary memastikan sesuai aturan tidak ada perlakuan istimewa untuk kakaknya selama di dewan Banjarmasin.
Sedangkan H Suripno Sumas yang mantan ASN di lingkungan Dishub Kalsel ini mengaku sangat besyukur ada gen politik di keluarganya. Namun ia selalu memberikan pemahaman kepada keluarganya bahwa politik sebagai sarana mencapai tujuan mulia dan tak boleh dipakai untuk kepentingan pribadi, demikian Suripno.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















