SuarIndonesia – Belajar dari momen ramadan tahun-tahun sebelumnya, terjadi kenaikan permintan ikan laut antara 20 sampai 30 persen dari hari biasa.
Hal tersebut juga dibenarkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalsel, Rusdi Hartono. Kendati demikian Rusdi memastikan stok ikan laut untuk sementara waktu aman memenuhi kebutuhan dapur.
“Awal ramadan permintaan agak naik, pertengah dan seterusnya tren akan mengalami penurunan. Kenaikan permintaan tidak terlalu besar antara 20 sampai 30 persen hari biasa,” katanya.
Disebutnya, pada ramadan ini stok ikan laut cukup banyak, sebab Pelabuhan Perikanan Banjarraya memiliki alat pendingin berkapasitS 300 ton. Selain itu, kapal nelayan juga banyak yang masuk pelabuhan.
“Insyaallah ramadan ini keperluan ikan untuk memasak aman. Kita punya alat pendingin penyimpan ikan berkapasitas 300 ton, selain itu juga ada 2 mobil pendingin dengan kapasitas 20 ton,” bebernya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















