ALIRAN DANA Terdakwa Abdul Latif Ternyata Dinikmati Mantan Wakil Bupati HST

- Penulis

Rabu, 21 Juni 2023 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Ternyata mantan Wakil Bupati Kabuoaten Hulu Sungai Tengah (HST) Drs A Chairansyah, juga menikmati aliran dana dari terdakwa Abdul Latif.

Aliran dana tersebut terungkap ketika Drs A Chairansyah yang sempat menjadi Bupati setelah Abdul Latif ditangkap KPK, ketika menjadi saksi terhadap terdakwa mantan Bupati HST Abdul Latif dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Saksi mengakui kalau ia penrah dibantu oleh Buptai waktu itu Abdul Latif ketika akan mengawinkan anaknya berupa tiga ekor sapi yang bernilai sekitar Rp 47.250.000,

Tak hanya itu ia juga menerima aliran dana sebesar Rp 58 juta untuk perhelatan perkawinan tersebut.

Selain itu menurut saksi ia juga pernah dibantu Buptai sebagai sangu untuk melaksankan umrah sebesar Rp 50 juta.

Sementara dari Ketua Kadin HST Fauzan Rifani sebesar Rp15 juta untuk keperluar halal bil halal warga HST karena nggaran dari daerah tidak tersedia.

Dari dana yang diyterima saksi, sebagian besar sudah dikembaluikan kepada penyidik KPK sebesar Rp150 juita.

“Dari semua yang saya terima, oleh KPK saya diminta untuk mengembalikam uang Rp 172 juta (perkuraan hitungan KPK termasuk hutang dengan Fauzan Rifani). Tapi saya hanya bisa mengembalikan Rp 150 juta,” ujarnya.

Sementara menurut tedakwa, selain uang-uang tersbeut diatas, Fauzan Rifani pernah memberikan uang kepada saksi sebesar Rp 200 juta.

Dan hal itu pernah disampaikan Fauzan Eifani kepadanya. Mengenai hal itu saksi mengataka tidak tahu dan tidak ingat.

Sementara empat saksi yang namanya di pakai untuk pembelian mobil dua diantaranya bingung ada nama atas nama dirinya.

Sedangkan saksi Armaido Geger mengaku kalau KTP di pakai untuk membeli jeep Robucon dan ia menerima Rp 500.000,  sebegai konpensasi.

Tiga saksi lainnya Rusmiatun, Ari Sustari dabn Nurul Oktavia, mengakui tidak mengetahuim kalau KTP mereka dipakai untuk membeli mobil.

Baca Juga :   DINILAI TERCEPAT di Indonesia DPRD-Pemprov Kalsel Sepakati KUA PPAS 2027-KUPA PPAS 2026

Ari namanya di pakai untuk mobil Hiace, semnetara dua lainnya dipakai untuk membeli Toyota Innova.

Sebagai contoh saksi Nurul Oktaviani mengatakan tidak pernah menyerahkan KTP maupun KK pada orang lain.

Kedua saksi juga menegaskan tidak pernah sekalipun membeli mobil khususnya seperti barang bukti mobil yang diperlihatkan.

“Saya tidak pernah membeli mobil,” ujar Rusmiatun maupun Nurul kepada majelis hakim yang diketua Jamser Simanjuntak.

“Coba diingat-ingat lagi, apa pernah identitas saudara ada yang meminjam atau anda lupa barang kali,” ujar Jamser.

Tetapi saksi teta[p mengatakan merasa tidak pernah KTP di berikan kepada orang lain.

Dalam dakwaan menurut JPU, terdakwa Abdul Latif dikatakan telah menyamarkan hasil uang gratifikasi sebesar Rp 41 miliar lebih yang dia dapat dari jabatannya sebagai bupati tahun 2016 dan 2017.

Salah satunya dengan menggunakan nama orang lain yakni saksi Fauzan Rifani yang waktu itu menjabat sebagai Ketua Kadin HST.

Terdakwa didakwa melanggar pasal 12 B juncto pasal 18 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kemudian dalam dakwaan kedua, JPU menjerat dengan pasal 3 Undang Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana (HD)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ARISAN ONLINE di Banjarmasin Banyak Korban Kerugian Miliaran, Menyeret Seorang Perawat “Home Care”
SRIKANDI Polresta Banjarmasin Bekali Siswa dengan Pendidikan Karakter
DISEBUTKAN Penyebab Karhutla di Kalsel karena Aktivitas Manusia
DITINDAK TEGAS Kementerian LH Puluhan Perusahaan Pembakar Hutan
ENAM RUMAH dan Tiga Motor di Prona IV Diamuk Api
314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla
DANREM !01/Ant Bersama KASAL dan Gubernur Padamkan Karhutla di Guntung Damar
696 HOTSPOT Karhutla Kalsel Muncul pada Minggu

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:10

DISEBUTKAN Penyebab Karhutla di Kalsel karena Aktivitas Manusia

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:03

DITINDAK TEGAS Kementerian LH Puluhan Perusahaan Pembakar Hutan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:19

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03

PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:57

314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:41

SEJUMLAH Menteri Ditunjuk Tangani Karhutla per Wilayah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:11

DANREM !01/Ant Bersama KASAL dan Gubernur Padamkan Karhutla di Guntung Damar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:59

WAMENKO PANGAN Bersama Dankodaeral XIII dan Kapolda Kalsel Cek Langsung Posko Tegal Arum

Berita Terbaru

Rumah di Jalan Prona IV Gang Ridha RT 35 RW 02 Banjarmasin Selatan, yang terbakar,, Senin (24/8/2026) subuh. (SuarIndonesia/DO)

Headline

ENAM RUMAH dan Tiga Motor di Prona IV Diamuk Api

Senin, 24 Agu 2026 - 14:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca