AKSI MASSA Desak Kejati Kalsel Penanganan Perkara “Obstruction Of Justice”

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 18:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Aksi massa dari berbagai Lembaga Swada Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) di Banjarmasin, Kamis (3/10/2024).

Aksi dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kaki Kalsel dan  beberapa Ormas, yakni Foferban, Pekat IB, Gepak Kalsel dan ormas lainnya.

Pada kegiatan masing-masing perwakilan LSM dan Ormas  menyampaikan aspirasinya secara bergantian yang pada pokoknya agar Kejati Kalsel memantau proses penegakan hukum penangan perkara korupsi dan penanganan perkara perintangan/menghalang-halangi proses hukum (obstruction of justice) yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Barito Kuala.

Setelah menyampaikan orasi perwakilan masing-masingdiperkenankan masuk ke Kantor Kejati untuk melakukan audiensi terkait  penanganan perkara dimaksud.

Dalam audiensi tersebut para perwakilan LSM ditemui oleh perwakilan dari Kejati yakni Korordinator Bidang Intelijen, Agung Pamungkas, SH MH didampingi Kasi Penkum Yuni Priyono, SH. MH serta Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Barito Kuala, Hamidun, SH. MH.

Dalam pertemuan audiensi tersebut Ketua LSM KAKI Kalsel, Akhmad Husaini, SH. MA menyatakan mendukung penuh proses penegakan hukum penanganan perkara tindak pidana korupsi di wilayah Kejatii Kalsel, khususnya yang sedang ditangani  Kejaksaan Negeri Barito Kuala (Kejari Batola).

Disamping itu perwakilan LSM juga menanyakan sejauh mana perkembangan penanganan  perkara tersebut sampai dengan saat ini.

Terhadap pernyataan dan pertanyaan tersebut Korordinator Bidang Intelijen Agung Pamungkas, SH. MH menanggapi yang pada intinya mengucapkan terimaksih atas dukungannya dalam rangka penegakan hukum khususnya penanganan perkara tindak pidana korupsi  di Wilayah Hukum Kejati Kalsel.

Dan akan memantau proses penanganan perkara, yang menjadi objek aspirasi rekan-rekan LSM, agar proses penanganan yang dilakukan bisa lebih optimal, prefesional dan berkeadilan.

“Kejati Kalsel berkomitmen dan serius dalam penegakkan hukum utamanya penanganan perkara tindak pidana korupsi.

Karena korupsi merupakan penyakit sosial yeng merusak tatanan masyarakat dan perekonomian Negara, dan menghambat pembangunan yang berkelanjutan, merampas Hak Asasi Manusia, serta menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi – institusi publik,” tutupnya.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Diketahui, perkara  di Kejari  Batola,  menetapkan dua tersangka yakni dalam kasus merintangi penyidikan. Kasus tersebut bermula dalam dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus tukar guling lahan sawit di Desa Kolam Kanan Barambai Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala.

Penyidik Kejari Batola menetapkan P dan D sebagai tersangka diduga melanggar pasal 221 KUHP,

“Penetapan tersangka yang sudah berlagsung hampir satu tahun lebih ini pihak Kejari Batola belum melakukan penahanan.

Bahkan menurut informasi berkas perkara tersebut sudah lengkap, sehingga terkesan pihak Kejari Batola lambat dalam penegakan hukum.

Demi kepastian hukum dalam perkara tersebut kami mendesak kepada pihak Kejati agar memantau proses Hukum tersebut,” tambah Akhmad Husaini.

Ia juga minta segera perintahkan kepada pihak Kejari Batola lakukan penahanan kepada dua tersangka. “Berkas pekara tersebut kami dapatkan infromasi sudah lengkap sehingga sudah harus di limpahkan kepada Pengadilan Tipikor Banjarmasin,” ucapnya.

Juga berharap tidak ada intervensi siapa pun dalam kasus tersebut, pihak -pihak yang diduga terlibat dalam kasus  harus dibuka di Pengadilan agar kasus tersebut terang benderang.

Sisi lain, memohon kepada Kejati  Kalsel untuk memeriksa paket pekerjaan Pembangunan Jembatan TPS Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar.

Proyek yang bersumber dari APBD Banjar dengam pagu Anggaran Rp 1.200.000.000  dengan HPS Rp 1.176.502.000  diduga tidak sesuai speak.

“Tahun 2024 pekerjaan sudah dilakukan PHO namun masih dalam pemeliharaan, berpotensi sejak awal diduga pekerjaan tidak sesuai perencanaan/dugaan pekerjaan tidak memakai Galvanis/Girder Baja/ Hop dip/,” tutupnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02

RACE MOTOGP MALAYSIA 2026: Marc Marquez Perkasa, Veda Ega Podium 2

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

SATPAM Bank Kalsel Diduga Tilep Tabungan Pendidikan Anak Nasabah Rp1,2 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:32

MAFIA BERAS SPHP harus Dibongkar hingga ke Akarnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:37

BANK KALSEL Apresiasi Gerak Cepat Aparat Penegak Hukum Ungkap Dugaan Penggelapan Dana Nasabah di Tanah Bumbu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:35

FIRMANSYAH Jabat Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Agus Setiawan Gantikan Posisi Sekper

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:37

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan

Berita Terbaru

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32

Perampok menodongkan pistol dan menggasak 13 HP di Kobar tertangkap CCTV. (Foto: Istimewa)

Kalteng

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:10