700 PRAJURIT Jaga Wilayah Perbatasan NKRI

- Penulis

Jumat, 18 April 2025 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha (kiri) bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Letjen TNI Tri Budi Utomo (kanan). (Foto: ANTARA/M Solih Januar)

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha (kiri) bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Letjen TNI Tri Budi Utomo (kanan). (Foto: ANTARA/M Solih Januar)

SuarIndonesia — Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman mengerahkan sedikitnya 700 prajurit menjaga wilayah perbatasan Negara Republik Indonesia (NKRI) dengan negara tetangga, yakni Malaysia.

“Kami kerahkan kekuatan jaga kedaulatan di perbatasan dengan kemampuan dan prasarana yang kami miliki,” ujar Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Rudy Rachmat Nugraha di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (18/4/2025).

Pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, juga dilakukan dengan patroli udara yang menjadikan integrasi antar matra terdapat di kawasan perbatasan tersebut.

Menjaga kedaulatan wilayah perbatasan menjadi perhatian utama dengan mengerahkan sekitar 700 prajurit, jelas dia, yang dibagi menjadi dua satuan tugas (satgas) untuk sektor barat dan sektor timur.

Wilayah teritorial Kodam VI/Mulawarman mencakup Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Utara berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, yang memilik tanggung jawab sepanjang 1.038 kilometer wilayah perbatasan.

Dari 1.038 kilometer tersebut terdapat 12.502 patok perbatasan yang menjadi patokan satgas pengamanan perbatasan, kata dia, patok itu ada yang tertutup alang-alang, amblas, atau rusak diperbaiki tim patroli.

Ada ada sejumlah patok di perbatasan yang belum ditemukan dari 12.502 patok yang harus dijaga oleh prajurit satgas pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Baca Juga :   VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Kodam VI/Mulawarman memanfaatkan teknologi untuk menjaga wilayah perbatasan, menurut dia, mengingat sejumlah kawasan sulit dijangkau secara fisik sulit untuk ditempatkan prajurit.

Teknologi yang digunakan seperti pesawat tanpa awak atau nirawak (drone) serta teknologi lain yang dikembangkan, untuk meninjau kawasan yang secara fisik sulit untuk dijangkau oleh prajurit.

Kodam VI/Mulawarman melibatkan berbagai sektor baik dari institusi maupun pihak lainnya dalam pemanfaatan teknologi tersebut, dengan masukan atau ide menggunakan rangkaian terpadu (mikrochip).

Kodam VI/Mulawarman siap melakukan pembahasan dengan pencetus teknologi yang digunakan untuk menjaga wilayah perbatasan NKRI, sebagai tanggung jawab bersama, kata Rudy, dilansir dari AntaraNewsKaltim. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS
ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca