70 Pegawai Pemko Dinyatakan ODP, Ikut Pembekalan di Jogya Bersama Pasien PDP Ulin-6

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2020 - 20:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sebanyak 70 lebih pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP). Mereka dimasukkan ODP lantaran baru saja pulang dari luar daerah, yakni Jogyakarta.

Yang lebih krusial mereka juga satu rombongan dengan Ulin-6, Pasien Dalam Pengamanan (PDP) Virus Corona (Covid -19) yang baru-baru ini dinyatakan meninggal dunia.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, mengatakan, Pemko telah meminta kepada mereka untuk melaporkan status kesehatannya masing-masing dengan cara memeriksakan diri ke puskesmas.

“Mereka kami minta untuk melaporkan status kesehatannya. Dan masing-masing memeriksakan diri ke puskesmas. Sehingga masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP),” ujar Ibnu, Jumat (20/03/2020).

Ibnu mengatakan, meski hingga saat ini Banjarmasin masih dinyatakan negatif Virus Corona, dan hasil laboratorium Ulin 6 di Litbang Kemenkes masih belum diketahui. Akan tetapi langkah ini perlu diambil untuk antisipasi.

“Kami juga mengimbau untuk karantina secara mandiri sambil menunggu juga hasil untuk yang meninggal kemarin. Mudah-mudahan negatif, tapi kami juga tak ingin mendahului hasil lab,” ketatnya.

Baca Juga :   WARGA SIDODADI Dukung Hj. Lisa - Wartono, Jurkam: Jangan Pilih Kotak Kosong !

Ke-70 orang pegawai yang masuk ODP ini berangkat ke Jogya untuk mengikuti program Masa Persiapan Pensiun (MPP) yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin melalui Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD, Diklat).

“Ikut pelatihan untuk pembekalan pensiun MPP di Jogyakarta. Mereka rombongan termasuk Ulin 6. Ada sekitar 50 yang persiapan pensiun, tambah staf dari BKD,” jelasnya.

Lebih lanjut Ibnu mengatakan, bahwa selain 70 orang ini juga ada beberapa pegawai Pemko lainnya yang saat ini masuk ODP. Pegawai itu dimasukkan ODP lantaran baru pulang dari Bali.

“Baru datang dari Bali. Tapi mereka sudah kita mintakan juga untuk ke puskesmas untuk memeriksakan diri dan melakukan karantina mandiri,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca