62,9 HEKTARE Lahan Khusus Disiapkan OIKN untuk Kawasan Perwakilan Negara Sahabat

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 21:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mia Amalia, Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan OIKN. (Screenshot @YouTube Muhamad Reza)

Mia Amalia, Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan OIKN. (Screenshot @YouTube Muhamad Reza)

SuarIndonesia —  Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiapkan lahan lebih kurang 62,9 hektare bakal dikembangkan sebagai kawasan khusus perwakilan negara sahabat atau diplomatik internasional (diplomatic compound).

“Kami menyediakan lahan seluas 62,9 hektare yang akan dikembangkan menjadi diplomatic compound,” ujar Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia ketika ditanya menyangkut pengembangan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin (6/10/2025).

“Kawasan khusus untuk perwakilan negara-negara sahabat disiapkan secara serius,” tutur Mia Amalia dilansir dari AntaraNews.

Pembangunan kawasan diplomatik internasional telah dikoordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri, sebagai perwakilan untuk menyampaikan detail rencana tersebut kepada semua kedutaan besar negara mitra.

Kawasan diplomatic compound dilengkapi fasilitas hunian, sekolah, area perdagangan dan jasa, hingga ruang terbuka hijau, jelas Mia Amalia, dirancang untuk mendukung aktivitas diplomatik secara nyaman dan berkelanjutan.

Kawasan diplomatik IKN yang berada di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara tersebut, untuk menampung kedutaan besar negara-negara sahabat.

Bangladesh, salah satu negara sahabat, mendukung penuh pembangunan IKN, dan rencana pemindahan pusat pemerintahan Indonesia, termasuk kawasan diplomatik internasional yang ditargetkan mulai aktif pada 2028.

Baca Juga :   BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Bangladesh sangat mendukung proyek pembangunan IKN dan kantor kedutaan siap pindah ke IKN, kata Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Md Tarikul Islam, apalagi fasilitas yang disiapkan sangat memadai.

Bangladesh juga melirik kerja sama sektor pertanian, memiliki keunggulan dalam industri agro-processing dan berharap dapat memperluas kolaborasi dengan Indonesia, terutama dalam pembangunan IKN yang mengusung konsep kota hutan (forest city).

Bangladesh juga memiliki kekuatan di industri pertanian, dan diharapkan dapat menjalin kolaborasi dengan Indonesia, khususnya dalam pembangunan IKN, demikian Md Tarikul Islam.

IKN bukan hanya simbol transformasi pemerintahan, tetapi juga jembatan kerja sama internasional sebagai pusat diplomasi baru Indonesia di masa depan, serta kota dunia yang mengedepankan pembangunan berkelanjutan dan kolaborasi global. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS
ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:09

KARHUTLA Tak Kunjung Reda, Pelaku Diminta Ditindak

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca