Suarindonesia – Pemko Banjarmasin belum lama tadi menerima penghargaan dari Menpan-RB, Syafruddin, terkait penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2018.
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengatakan, penghargaan yang didapat menyusul naiknya predikat SAKIP. Dibanding dua tahun predikat SAKIP Pemko hanya berpredikat B. Sedang 2018 naik menjadi BB.
Naiknya predikat SAKIP tersebut dikarenakan pemko dinilai berhasil dalam melakukan efisiensi anggaran. Tercatat, Pemko bisa melakukan penghematan anggaran sebesar Rp24 miliar.
Efisiensi tersebut didapat setelah dilakukannya pencoretan atau dihilangkannya mata anggaran dan program kerja yang dinilai kurang tepat sasaran serta tidak sesuai dengan visi misi yang diusung Walikota H Ibnu Sina dan Wakilnya H Hermansyah.
Ibnu membeberkan, ada 214 mata anggaran, dan 133 program kerja yang dicoret. “Artinya setiap rupiah yang dikeluarkan tepat sasaran,” ucapnya Ibnu saat konperensi pers 3 tahun kepemimpinan Ibnu-Herman.
Dia melanjutkan, SAKIP merupakan salah satu sistem penilaian dari pemerintah pusat kepada daerah terkait baik tidaknya pelaksanaan pembangunan di daerah tersebut.
“Ini salah satu indikator penilaian pembangunan yang diakui nasional di mana 2018 naik dari B ke BB,” katanya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















